Asik Mangkal Driver Ojol Ini Kaget Mobil Pemadam Masuk Kampungnya, Ternyata Rumahnya Hangus Terbakar

Seisi rumahnya berantakan, lantai dua rumahnya ambruk saat api membakar hampi 90 persen rumahnya pada Minggu (16/5/2021).

Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Mega Nugraha
Pulo Pancar Sinaga saat ditemui di rumahnya yang terbakar di hari lebaran di Gang Tiga Jalan Cicabe Kecamatan Mandalajati Kota Bandung, Senin (17/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pulo Pancar Sinaga (44) seorang driver ojek online hanya bisa pasrah.

Seisi rumahnya berantakan, lantai dua rumahnya ambruk saat api membakar hampi 90 persen rumahnya pada Minggu (16/5/2021).

Abu kayu masih berserakan di ruang tengah, bercampur dengan air sisa pemadaman belum dia bereskan.

"Nanti saja kang, saya masih menikmati istana saya yang berantakan," ucap Pancar, saat ditemui di rumahnya di Gang Tiga Jalan Cicabe Kecamatan Mandalajati Kota Bandung, Senin (17/5/2021).

Pancar berprofesi sebagai driver ojek online. Awalnya dia karyawan swasta dan berhenti sejak 2017.

Pulo Pancar Sinaga saat ditemui di rumahnya yang terbakar di hari lebaran di Gang Tiga Jalan Cicabe Kecamatan Mandalajati Kota Bandung, Senin (17/5/2021).
Pulo Pancar Sinaga saat ditemui di rumahnya yang terbakar di hari lebaran di Gang Tiga Jalan Cicabe Kecamatan Mandalajati Kota Bandung, Senin (17/5/2021). (Tribuncirebon.com/Mega Nugraha)

Sejak saat itu, dia bekerja sebagai driver ojek online. Dia sudah bercerai, punya dua  anak laki-laki.

"Kami tinggal bertiga di rumah. Kalau siang saya ngojek sambil sesekali ngurus anak," katanya.

Rumahnya berukuran 150 meter persegi yang dia beli pada 2004, saat dia bekerja sebagai marketing mobil. 

"Kamar di lantai atas beralas papan, habis semua," ucapnya. Sejak hari naas itu, dia tingggal bersama anaknya di satu kamar yang tidak terbakar. Ruangan selebihnya sudah berantakan. Rasanya makin miris saat kebakaran, terjadi saat suasana momen Lebaran.

"Ya enggak apa-apa, karena musibah kan tidak mengenal waktu. Ada kalanya orang naik, ada juga orang jatuh. Saya sedang jatuh, nikmati saja, sebisa mungkin enggak akan mengeluh," ucap Pancar.

Baca juga: Yuni dan Sang Anak Pasrah Lihat Rumah Mereka Dilalap Api Saat Lebaran, Seluruh Barang Ikut Terbakar

Baca juga: Anak Buah Lekagak Telenggen Bocorkan Siasat KKB Papua Usai Menyerahkan Diri ke Satgas Nemangkawi

Awal mula terjadi kebakaran, saat itu, malam hari, ada anak pertamanya di rumah.

Pancar sedang mangkal untuk ngojek di sekitar Terminal Cicaheum.

Saat itu, dia sempat melihat api namun belum sadar itu di rumahnya.

Dia bahkan sempat melihat kendaraan pemadam kebakaran masuk ke kampungnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved