Larangan Mudik 2021

Pemudik Berbondong-bondong Masuk Garut pada Dini Hari, Berharap Lolos Pemeriksaan di Pos Penyekatan

Berharap bebas dari pemeriksaan di pos penyekatan, puluhan pemudik mencoba masuk ke Garut saat dini hari, Selasa (11/5/2021).

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Berharap bebas dari pemeriksaan di pos penyekatan, puluhan pemudik mencoba masuk ke Garut saat dini hari, Selasa (11/5/2021). 

Hal ini merupakan buntut penumpukan kendaraan yang tidak terbendung.

Baca juga: VIDEO: Ribuan Pengendara Mudik Dini Hari, Diputarbalikkan Petugas di Pos Penyekatan Weru Cirebon

Baca juga: HEBOH Pria di Aceh Ajak Masyarakat Melawan Larangan Mudik dan Terobos Penyekatan, Ini Sosoknya

"Karena ini terlalu padat dan juga kondisinya tidak terlalu kondusif sehingga secara diskresi ambil kebijakan untuk dilepas," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Dijelaskan Hendra, pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas yang bertugas di posko penyekatan di daerah untuk membantu menyekat para pemudik yang terlanjur lolos.

"Kita koordinasi dengan Karawang, Purwakarta Subang, Cirebon, daerah penyekatan lain untuk  melakukan penyekatan kembali, tidak berarti kita lepas di sini, di sana tidak disekat ya," jelasnya.

Ia menuturkan pihaknya juga telah menambah personel yang bertugas di pos penyekatan Kedungwaringin. Hal untuk mencegah kejadian serupa terulang.

"Kita tambah sekitar total  sekitar 150an dan kita sudah minta penambahan dari polda sekitar 1 pleton, kemudian dari beberapa pos penyekatan yang ada kita minta beberapa, mungkin sekitar 150-200 orang," pungkasnya.

Diketahui, pos penyekatan mudik Polres Metro Bekasi kembali dijebol oleh pemudik yang memakai sepeda motor di tengah pelarangan mudik lebaran pada Minggu (9/5/2021) malam.

Video tersebut viral dan dibagikan sejumlah akun media sosial. Salah satunya akun sosial media @husna_mubarok.

"Minggu malam, 9 Mei 2021, sekitar pukul 23.00 WIB pos penyekatan pemudik di Kedungwaringin Bekasi akhirnya jebol oleh dibuat pemudik roda dua. Jumlah petugas yang yang sedikit tidak bisa mencegah ribuan pemudik untuk melanjutkan perjalanannya," tulis akun @husna_mubarok.

Penjelasan Kapolda

Di Karawang terjadi penerobosan oleh para pemudik, saat melintas pos penyekatan larangan mudik yang dijaaga oleh petugas gabungan.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, mengatakan, pihaknya mengingatkan, bahwa titik penyekatan yang ada di wilayah Polda Jabar itu ada 158 titik, dan itu berlapis lapis. 

"Kemarin yang terjadi di Karawang adalah bahwa diloloskan itu karena situasinya. Jadi dua jalur itu sudah dipakai para pengendara tadi, sehingga kita putarbalik pun tidak akan mungkin," ujar Dofiri, saat meninjau penyekatan di Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (10/5/2021).

Menurut Dofisi, sehingga sebagian, selama 30 menit, pengendara duloloskan dulu, tetapi nanti di Subang mereka akan dibalikkan (diputar arahkan).

"Fenomena ini kiranya diantisipasi, kita sudah berdiskusi tadi pagi dengan Pangdam, berapa titik sekat di Karawang, sampai nanti ke Cirebon, akan diakukan penambahan pasukan, dan 1x24 jam kami standby," kata Dofiri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved