Larangan Mudik
Ini Daftar 6 Kereta Api Khusus Nonmudik yang Beroperasi di Wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon
Enam kereta api khusus nonmudik beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon, pada masa pemberlakuan aturan larangan mudik.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Enam kereta api khusus nonmudik beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon, pada masa pemberlakuan aturan larangan mudik.
Kereta api tersebut akan melayani pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak dan bukan untuk kepentingan mudik.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, mengatakan, tujuan kereta api itu dari mulai Jakarta, Surabaya, Solo, Jogyakarta, Semarang, dan Malang.
Baca juga: PNS Dilarang Mudik, Begini Upaya Pemda di Jabar: Harus Selfie Keluarga hingga Potong Tunjangan 50%
Baca juga: LARANGAN MUDIK, 15 Menit Jelang 00.00 Tadi Malam, Kapolres Kuningan Stop Bus, Ini yang Dilakukannya
Baca juga: Tokoh Ulama Kuningan Habib Quraisy Baharun Bicara soal Larangan Mudik 2021: Itu Bukan Menekan
"Tiketnya dijual melalui aplikasi KAI Access, web KAI, aplikasi mitra resmi KAI," ujar Suprapto saat ditemui di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Kamis (6/5/2021).
Ia mengatakan, khusus pembelian tiket di loket stasiun dilayani penjualan langsung 3 jam sebelum keberangkatan.
Selain itu, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan.
Bahkan, hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.
"Kereta api ini melayani penumpang sebagaimana disyaratkan dalam SE Nomor 13 Tahun 2021 Satgas Penanganan Covid-19," kata Suprapto.
Adapun enam kereta api khusus nonmudik yang beroperasi pada 6 - 17 Mei 2021 tersebut, di antaranya:
1. KA Argo Anggrek relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi - Stasiun Gambir PP
2. KA Gajayana relasi Stasiun Malang - Stasiun Gambir PP
3. KA Bima relasi Stasiun Surabaya Gubeng - Stasiun Gambir PP
4. KA Argo Lawu relasi Stasiun Solo - Stasiun Gambir PP
5. KA Bengawan relasi Stasiun Purwosari - Stasiun Pasar Senen PP
6. KA Tegal Ekspres relasi Stasiun Tegal - Stasiun Pasar Senen PP
Operasi Mulai Hari Ini
Sebanyak enam kereta api khusus nonmudik beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon mulai hari ini.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, menyebut kereta api tersebut dikhususkan bagi pelaku perjalanan mendesak.
Menurut dia, pengoperasiannya juga berdasarkan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Surat Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor HK.701/1/10/DJKA/2021 pada 30 April 2021.
"Enam kereta api khusus ini beroperasi selama masa larangan mudik, yakni 6 - 17 Mei 2021," kata Suprapto saat ditemui di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Kamis (6/5/2021).
Baca juga: Polisi Ditabrak Mobil Pemudik di Cianjur Saat Penyekatan, Nekat Terobos Jajaran Petugas
Baca juga: Tujuh Orang Pemudik Numpang Mobil Sayur dari Bekasi Menuju Garut, Sial Dicegat Polisi Tadi Malam
Ia mengatakan, enam kereta api itu bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik Lebaran.
Namun, dikhususkan bagi masyarakat yang termasuk dalam daftar terkecualikan sesuai aturan yang tertuang dalam surat edaran Satgas Penanganan Covid-19.
Sementara seluruh kereta api reguler di wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon dipastikan tidak beroperasi selama masa larangan mudik.
"Kami akan selalu mematuhi aturan dan kebijakan dari pemerintah bahwa mudik tetap dilarang," ujar Suprapto.
Suprapto menyampaikan, kereta api khusus nonmudik yang dijalankan tersebut sudah mendapatkan izin dari pemerintah.
Pihaknya memastikan selalu mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api.
Selain itu, pengoperasian kereta api juga sesuai pedoman dari peraturan menteri dan surat edaran yang dikeluarkan pemerintah.
"Kami berharap masyarakat dapat tetap membatasi mobilitasnya serta tidak mudik tahun ini," kata Suprapto.
Baca juga: Tanpa Disadari, Kita Sering Konsumsi Makanan Pemicu Kanker Kelenjar Getah Bening, Berikut Daftarnya
Baca juga: Tanda-tanda Gula Darah Naik, Muncul Gejala-gejala Ini dalam Tubuh, Waspada karena Jarang Disadari