Harga Daging Sapi Jelang Lebaran Naik, Warga Disarankan Beralih ke Daging Ini, Sama-sama Enak Kok
Menjelang lebaran di akhir bulan ramadan ini, daging sapi kemungkinan akan mengalami kenaikan harga.
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Menjelang lebaran di akhir bulan ramadan ini, daging sapi kemungkinan akan mengalami kenaikan harga.
//
Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran, saat berada di komplek Pemda Bandung, Soreang, Selsa (4/5/2021).
"Daging sapi saya pikir akan ada kenaikan harga, oleh karena itu menghimbau beli, atau konsumsi daging sapi beku," ujar Tisna.
Baca juga: Tak Ada Mudik Lokal di Wilayah Ciayumajakuning, Petugas akan Awasi Ketat Perbatasan Mulai 6 Mei

Tisna mengatakan, kalau daging sapi yang segar, selain memang ada kekurangan suplai, konon katanya dari Australia juga lagi kurang.
Baca juga: Jelang Ramadan 1442 H, Harga Daging Sapi Naik, Ini Ada Tips Agar Harga Sesuai Pasar
"Kemudian terkait dengan pengirimannya juga relatif mahal, sehingga harga ditingkat konsumen daging segar akan di sekitar Rp 130 ribu," kata Tisna.

Tisna memaparkan, kalau daging beku itu hargany mulai dari Rp 75 ribu sampai Rp 90 ribu.
Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Sayuran dan Daging Sapi Naik Tajam, Pedagang Mengeluh Pembeli Berkurang
"Jadi saya pikir ada selisih hingga Rp20 ribu sampai Rp30 ribu, itu juga sangat berarti. Kalau lihat nutrisi dan sebagainya, sebenarnya tidak ada bedanya, antara daging segar dan daging beku," katanya.
Tak Perlu Panik, Stok Aman
Menjelang hari raya Idul Fitri , harga dan stok kebutuhan termasuk gas elpiji aman terkendali.
Jaminan itu disampaikan Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Meiwan Kartiwa, Kepala Bidang Distribusi dan Konsumsi Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Usep Awaludin dan Sales Branch Manager pada PT. Pertamina Warih Wibowo, saat Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Selasa (4/5) .
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan akan menjaga ketersediaan sejumlah stok pangan jelang hari raya Lebaran 2021.
"Walau stok aman tapi masyarakat tetap diimbau untuk tidak belanja berlebihan, sehingga fluktuasi harga bisa tetap dalam batas wajar sekalipun terdapat kenaikan," pinta Kepala Bidang Distribusi dan Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Usep Awaludin.
Usep mengatakan, sebelum memasuki bulan Ramadan menggelar rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) bersama sejumlah stakeholder. Hasil pertemuan para suplier, distributor ataupun produsen bahan pangan menyatakan siap menambah pasokan pangan ke Kota Bandung.
“Kita minta masyarakat jangan terlalu berlebihan mengonsumsi. Karena kalau permintaan tidak terlalu tinggi harga pun relatif stabil. Jangan khawatir, ketersediaan bahan pangan terjaga dengan aman,” ujar Usep.