Breaking News:

Kesehatan

Bolehkah Penderita Diabetes Buka Puasa dengan Kurma? Bahaya untuk Kesehatan atau Tidak?

Sebelum membahas boleh tidaknya penderita diabetes makan kurma, ada baiknya Anda mengetahui nutrisi buah kurma.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunnews.com
Ilustrasi Buah Kurma: Bolehkah Penderita Diabetes Buka Puasa dengan Kurma? Bahaya untuk Kesehatan atau Tidak? 

Pasalnya, serat dapat membantu untuk memperlambat proses penyerapan karbohidrat dalam tubuh.

Semakin lama karbohidrat dicerna dalam tubuh, semakin kecil kemungkinan gula darah langsung melonjak setelah makan suatu asupan.

Ilustrasi <a href='https://cirebon.tribunnews.com/tag/buka-puasa' title='buka puasa'>buka puasa</a> dan sahur dengan <a href='https://cirebon.tribunnews.com/tag/kurma' title='kurma'>kurma</a>

Ilustrasi buka puasa dan sahur dengan kurma(SHUTTERSTOCK/GORKEM DEMIR)

Selama ini, untuk menakar efek karbohidrat pada kadar gula darah digunakan indeks glikemik.

Indeks glikemik diukur pada skala 0 sampai 100.

Kadar karbohidrat asupan disebut rendah saat indeks glikemik di bawah 55 dan tinggi saat kadarnya di atas 70.

Dengan kata lain, makanan dengan indeks glikemik rendah tidak menyebabkan insulin dan gula darah naik secara signifikan.

Penderita diabetes umumnya lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah, agar gula darahnya tidak melonjak.

Kabar baiknya, kurma memiliki indeks glikemik rendah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved