Breaking News:

Sprindik Kebakaran Balongan Sudah Keluar, Tangki Akan Diboyong ke Lab, Soal TSK Ini Kata Polda Jabar

Penyidik Ditreskrimum Polda Jabar menduga ada  tindak pidana dalam peristiwa kebakaran di kilang minyak Balongan, Indramayu

Istimewa
Petugas saat memadamkan api menggunakan alat Terminator Canon Foam atau meriam pelontar busa di PT Pertamina RU VI Balongan, Rabu (31/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Penyidik Ditreskrimum Polda Jabar menduga ada  tindak pidana dalam peristiwa kebakaran di kilang minyak Balongan, Indramayu belum lama ini. Hal itu berdasarkan dari serangkaian penyelidikan yang sudah dilakukan. 

"Berdasarkan gelar perkara, penyidik sudah meningkatkan penyelidikan ke penyidikan. Bersamaan dengan itu, Surat Perintah Penyidikan ( Sprindik) juga sudah diterbitkan," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dihubungi pada Kamis (22/4/2021).

PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu meledak, Senin (29/3/2021).
PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu meledak, Senin (29/3/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Penyelidikan sendiri merupakan serangkaian upaya mencari bukti terkait ada atau tidaknya tindak pidana. Dari pengumpulan itu, polisi melakukan gelar perkara. Jika ada dugaan tindak pidana, maka statusnya dinaikan jadi penyidikan.

Baca juga: Derita Mutia, Ibu Hamil Korban Ledakan Tangki Kilang Balongan, dari Rahimnya Terus Keluar Darah

Baca juga: Tangisan Pecah Sambut Jenazah Korban Ledakan Tangki Pertamina Balongan Indramayu, di Rumah Duka

"Selanjutnya kami akan meminta keterangan pihak terkait dan mencari bukti pendukung lainnya," ujar Erdi.

 Meski sudah penyidikan, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus kebakaran tersebut.

"Belum karena ini terkait masalah prosedur yang menguatkan untuk dibutuhkan suatu alat bukti dan barang bukti. Jadi dinaikkan statusnya supaya ada kemudahan birokrasi dalam penanganan penyidikan," katanya.

Baca juga: PT Pertamina Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya Pelajar Indramayu Akibat Insiden Kebakaran

Baca juga: Sebelum Meninggal, Kondisi Pelajar Korban Ledakan Tangki Pertamina Ternyata Sempat Membaik

Jenazah AF (18) saat hendak diantar ke pemakaman di rumah duka di Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/4/2021) malam.
Jenazah AF (18) saat hendak diantar ke pemakaman di rumah duka di Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/4/2021) malam. (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Pada proses dari penyelidikan hingga penyidikan itu, puluhan orang sudah dimintai keterangan sebagai saksi. Seperti dari pegawai lapangan, middle management hingga high management yang ada disana," kata Erdi.

Lalu pada proses penyidikan, Polri kata dia akan memboyong tangki yang terbakar ke Laboratorium Forensik Mabes Polri. 

"Soal waktu seberapa lama belum tahu ya karena butuh proses, perlu pengangkutan," katanya.

Petugas saat memadamkan api menggunakan alat Terminator Canon Foam atau meriam pelontar busa di PT Pertamina RU VI Balongan, Rabu (31/3/2021).
Petugas saat memadamkan api menggunakan alat Terminator Canon Foam atau meriam pelontar busa di PT Pertamina RU VI Balongan, Rabu (31/3/2021). (Istimewa)
Halaman
123
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved