Breaking News:

Asal Mula Bedug Dilarang Dibunyikan di Jatisawit Indramayu, Ada Legenda Buaya Menjelma Jadi Manusia

Di Desa Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu tidak boleh menabuh bedug.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pj Kepala Desa Jatisawit, Didin Nurudin saat berdiri di depan Masjid Jami Nurulmuhtadien Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (15/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Di Desa Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu tidak boleh menabuh bedug.

Hal ini lah yang membuat setiap kegiatan keagamaan seperti malam takbiran menjelang Idulfitri maupun Iduladha di desa setempat selalu sepi dari suara bedug.

Termasuk pula setiap menjelang waktu salat pada Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah sekarang ini.

Baca juga: Di Masjid Indramayu Ini Ada Pantangan Menabuh Bedug, Jika Ditabuh Buaya Akan Datang

Masjid Jami Nurulmuhtadien Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (15/4/2021).
Masjid Jami Nurulmuhtadien Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (15/4/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Pj Kepala Desa Jatisawit, Didin Nurudin mengatakan, pantangan menabuh bedug ini dikarenakan masih kentalnya mitos buaya yang dipercayai masyarakat setempat.

"Cerita itu berawal dari kisah saat lebe (perangkat) Desa Jatisawit bernama Ki Talun Kanta menemukan anakan buaya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di Masjid Jami Nurulmuhtadien Jatisawit, Kamis (15/4/2021).

Didin Nurudin menjelaskan, Ki Talun Kanta selain bekerja di kantor desa, ia juga suka menghabiskan waktu untuk memancing.

Hanya saja, saat itu walau hari sudah sore tak ada satu pun ikan yang berhasil ia pancing, Ki Talun Kanta pun memutuskan untuk pulang. 

Ditengah perjalanan pulang, Ki Talun Kanta tidak sengaja menemukan anakan buaya yang kemudian ia pelihara. Buaya itu terus tumbuh dan semakin membesar.

Saat sudah besar itu, tanpa diketahui buaya tersebut menjelma menjadi manusia, buaya itu lalu memperkenalkan diri dengan nama Ki Jumad.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved