Minggu, 12 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Rel Kereta Cepat KCIC Bandung-Jakarta Segera Dipasang, Panjang Per Batangnya Capai 50 Meter

Kini PT Kereta Cepat Indonesia China ( KCIC) mulai mengangkut rel untuk kereta cepat Bandung-Jakarta

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Lutfi Ahmad Mauludin
PT Kereta Cepat Indonesia China ( KCIC) mulai mengangkut rel untuk kereta cepat Bandung-Jakarta, dan segera dipasang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kini PT Kereta Cepat Indonesia China ( KCIC) mulai mengangkut rel untuk kereta cepat Bandung-Jakarta, panjangnya satu batang mencapai 50 meter diangkut dengan kereta api dan akan segera dipasang.

GM Material equpment PT KCIC, Jarot Ari Wibowi, memaparkan pada tahapan sekarang ini, KCIC melakukan angkutan perdana rel panjang 50 meter dari Cilacap menuju Depo Tegalluar.

"Tahapan pertama yang sudah jauh hari dilakukan (sebelum pengangkutan rel), adalah melakukan ujicoba trek tersebut antara Cilacap menuju Rancaekek, itu sudah dilakukan pada bulan November 2020, dan hasilnya sudah direkomendasikan untuk dilalui," ujar Jarot, di Depo Tegalluar, Bojongsoang, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: TERNYATA Rumah Keluarga Aa Umbara di Lembang dan 4 Tempat Lainnya Kembali Digeledah KPK, Kemarin

Baca juga: Jadwal Pencairan THR atau Gaji ke 13 bagi PNS, Ini Besaran yang akan Diterima PNS Sesuai Jabatannya

Baca juga: Razia di Kota Tasik, Petugas Gabungan Tangkap Basah 18 Pasangan Bukan Muhrim dari Hotel dan Kosan

Jarot memaparkan, selanjutnya membuat jalur pintas sementara antara Stasiun Rancaekek ke Tegalluar ini sudah diselesaikan, pengerjaannya dari Desember sampai akhir Maret, jadi sudah bisa diujicobakan. 

"Rel yang akan diangkut dari Cilacap ini sebanyak 12.500 batang atau sekitar 32700 ton, jadi satu relnya itu 3 ton," kata Jarot.

Jarot mengungapkan,  yang menarik adalah ini pertama rel diangkut di Indonesia dan keistimewaan dalam pengangkutan ini, rel ini dijepit hanya ditengah. 

"Dengan pengangkutan kereta api, itu bisa mengikuti kontur jalur kereta api, jadi sebelah kiri kanan itu bebas bergerak. Ini pertama kali dilakulan," kata Jarot.

Menurut Jarot, sekali angkut dengan menggunakan kereta api ini bisa mengangkut 60 batang rel, atau 180 ton.

Kini sudah terdapat 60 batang rel yang ada di Depo Tegalluar, merupakan hali pengangkutan yang pertama. 

"Jadi kami perkirakan jumlah stok yang harus kita selesaikan bisa tuntas di akhir agustus 2021. 

Jarot menjelaskan, untuk melakukan ujicoba memodifikasi dari angkutannya itu sendiri, sehingga rel panjang 50 ini benar benar aman dan secara teknis tidak merubah bentuk rel itu sendiri. 

"Jadi sampai di sini seperti saat ada di China, diloading di China unloading di sini persis seperti ada di sana tak berubah bentuk," katanya.

Untuk pengangkutan dari China ke Indonesia sendiri menggunakan jalaur laut.

Jarot Memaparkan,  satu rel yang panjangnya 50 meter, nantinya akan disambung menjadi 500 meter.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved