Dua RT di Ciamis Lockdown, Ada 9 Warga Positif Corona, Berawal dari Seorang Warga Pulang dari Bekasi
Dilockdownnya dua RT tersebut menyusul adanya sembilan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani
TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Dua RT di Dusun Totokan Desa Bojongmalang Kecamatan Cimaragas Ciamis sudah lima hari ini diisolasi untuk berbagai aktivitas.
Dilockdownnya dua RT tersebut menyusul adanya sembilan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.
“Rencananya kedua RT tersebut di-lockdown selama 10 hari. Tinggal lima hari lagi,” ujar Camat Cimaragas, Dadang Heryana SH kepada Tribun Kamis (25/3).
Sembilan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut menurut Dadang saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Baca juga: Duh, Kok Berani Pasangan Bukan Suami Istri Ini Berhubungan Intim di Taman, Dilihat Banyak Orang
Baca juga: Dokter Muda Rekam Perselingkuhan dengan Pacar Gelap, Ketahuan Istri Lalu Dicerai, Terancam UU ITE
Sementara untuk makan sehari-hari bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri tersebut dipasok dari dapur umum yang didirikan Satgas Penanganan Covid-19 Desa Bojongmalang yang melibatkan juga anggota TNI/Polri, relawan Tagana dan warga.
Penularan awal terpaparnya 8 warga di 2 RT di Dusun Totokan tersebut menurut Dadang, diduga dari kepulangan seorang warga yang bekerja di Bekasi.
Sehingga menyebabkan isteri dan orang tuanya terpapar Covid-19. Berikut tetangga dan sanak saudaranya.
Klaster keluarga tersebut diketahui, berawal dari seorang ibu (isteri warga yang suaminya baru pulang dari Bekasi) tersebut mengalami gangguan penciuman.
“Waktu menggoreng ikan asin di dapur. Tidak mencium bau apapun. Teu ka ambeu,” katanya.
Setelah dilakukan test swab di puskemas, diektahui yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19.
Dan dilakukan tracing kontak erat, berlanjut dengan test swab di lingkungan keluarga tersebut. Hasilnya 3 orang terkonfirmasi positif Covid-19.
“Dari test swab awal diketahui ada 3 orang warga yang positif Covid-19,” jelasnya.
Menyusul adanya 9 warga terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemdes Bojongmalang me-lockdown dua RT di Dusun Totokan Desa Bojongmalang tersebut terhitung mulai, Minggu (21/3).
Isolasi parsial terhadap dua wilayah RT di Dusun Totokan tersebut untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.
Baca juga: Pelihara Tuyul, Kakek 70 Tahun Ini Mampu Sekolahkan Anaknya hingga ke Perguruan Tinggi dan Jadi Guru
Baca juga: Ini 5 Daerah Risiko Tendah Covid-19 di Jabar, Pemprov Tetap Naikan Kapasitas Ruang Isolasi