Breaking News:

Human Interest Story

Cara Rumah Makan di Jalur Pantura Indramayu Bertahan Walau Akhirnya Permanen, Pun Banyak yang Pindah

Bangkai-bangkai rumah makan tersebut mulai bermunculan sejak keberadaan Tol Cikopo-Palimanan ( Tol Cipali) sepanjang 116 kilometer diresmikan

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kondisi rumah makan di Jalur Pantura Indramayu yang tak lagi beroperasi, Jumat (19/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Puluhan bangkai rumah makan di Jalur Pantura Indramayu banyak ditemukan.

Tidak sedikit pula kondisinya yang sudah sangat terbengkalai karena ditinggalkan oleh pemiliknya.

Bangkai-bangkai rumah makan tersebut mulai bermunculan sejak keberadaan Tol Cikopo-Palimanan ( Tol Cipali) sepanjang 116 kilometer diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2015 lalu.

Baca juga: Sisa-sisa Kejayaan Rumah Makan di Jalur Pantura Indramayu, Dijual Tak Laku Bangunan Pun Terbengkalai

Baca juga: Kakek Asal Ciamis Ini Tengah Malam Datang ke Indramayu, Ngaku Ingin Cari Jodoh Guru TK

Salah satunya dialami RM Sinar Minang di Jalur Pantura Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Di sana, walau pemilik rumah makan sudah menyiasati berbagai upaya, namun tetap tidak bisa membuat bisnis kuliner di Jalur Pantura itu bisa tetap bertahan.

Kondis rumah makan di Jalur Pantura Indramayu yang semakin terbengkalai dan memprihatinkan, Jumat (19/3/2021).
Kondis rumah makan di Jalur Pantura Indramayu yang semakin terbengkalai dan memprihatinkan, Jumat (19/3/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

"Sudah 1 tahun tutup, sekarang ingin dijual tapi belum ada yang nawar," ujar Jasman (63) kakak dari pemilik RM Sinar Minang kepada Tribuncirebon.com, Jumat (19/3/2021).

Jasman mengatakan, guna mengurangi biaya operasional, pemilik RM Sinar Minang hanya buka di saat puncak arus lalu lintas.

Baca juga: Rest Area Tol Cipali dan Tol Palikanci Terapkan Pembayaran Digital, Calon Pemudik Harus Tahu Ini

Baca juga: Air Rebusan Rambut Jagung Ternyata Ampuh Obati Diabetes Melitus Jika Minum Secara Rutin

Seperti musim mudik Idulfitri, Iduladha, tahun baru, dan lain sebagainya.

"Alhamdulillah seperti mudik kemarin kan ada pengalihan arus, yang dari tol di alihkan ke Jalur Pantura, itu ada pengunjung," ujarnya.

Upaya tersebut mampu membuat RM Sinar Minang bisa bertahan walau pada 2020 harus tutup permanen.

Hal yang sama disampaikan Jasman juga dialami oleh pemilik rumah makan lainnya di Jalur Pantura Indramayu.

Berdasarkan informasi yang diterima Jasman, mayoritas memilih pindah usaha dan membiarkan rumah makan mereka terbengkalai.

"Ada yang pindah ke Subang, Cirebon," ujarnya.

Simak berita-berita Human Interest Story menarik lainnya

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved