Breaking News:

Rest Area Tol Cipali dan Tol Palikanci Terapkan Pembayaran Digital, Calon Pemudik Harus Tahu Ini

Rest area di sepanjang ruas Tol Cipali hingga Tol Palikanci KM 86-229 akan menggunakan pembayaran digital melalui program QRIS milik Bank Indonesia

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
ILUSTRASI: Suasana Rest Area KM 130 Tol Cipali yang masuk wilayah Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA -  Rest area di sepanjang ruas Tol Cipali hingga Tol Palikanci KM 86-229 akan menggunakan pembayaran digital melalui program QRIS milik Bank Indonesia (BI).

Launching penggunaan pembayaran digital tersebut dilakukan di Rest Area 166 Tol Cipali, Majalengka, Jawa Barat pada Kamis (18/3/2021) kemarin.

Penggunaan pembayaran digital di rest area Tol Cipali-Palikanci melalui program QRIS tersebut dilakukan dalam rangka persiapan mudik 2021 dan juga untuk mencegah penularan virus corona.

Baca juga: Sisa-sisa Kejayaan Rumah Makan di Jalur Pantura Indramayu, Dijual Tak Laku Bangunan Pun Terbengkalai

Baca juga: LOKER BUMN Terbaru PT Pertamina Retail Butuh Lulusan D3/S1 Semua Jurusan, Buruan Daftar Ada 8 Posisi

"Di KM 86-229 ini sudah ada 100 lebih merchant yang pakai QRIS. Jadi sudah kita penetrasi, ini juga persiapan untuk arus mudik dan mengantisipasi resiko akibat pandemi COVID-19," kata Kepala BI Cirebon Bakti Artanta.

Menurut Bakti, Bank Indonesia akan terus memperbanyak merchant yang menyediakan pembayaran digital.

Menurutnya, saat ini ada lebih dari 108 ribu merchant di wilayah Ciayumajakuning yang sudah menyediakan QRIS.

Sementara itu, Kepala BI Jawa Barat Herwanto menambahkan, masyarakat harus mulai membiasakan melakukan pembayaran digital.

Selain untuk pencegahan penularan virus, program itu juga untuk mengantisipasi peredaran uang palsu.

"Ini prestasi yang baik karena memang harus dilakukan untuk membiasakan masyarakat untuk penggunaan pembayaran secara non tunai terutama di masa pandemi."

"Ini juga dalam rangka mengantisipasi peredaran uang palsu, kalau dulu harus diraba, diterawang. Kalau pakai sistem kan tidak perlu ada kekhawatiran asal menggunakannya di merchant yang dipercaya," lanjutnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengungkapkan, pembayaran digital melalui QRIS tersebut tentunya akan memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi.

"Saya katakan ini inovasi untuk menjawab tekanan pandemi Covid-19 kepada ekonomi. Dengan QRIS bagaimana masyarakat dimudahkan untuk membayar, cukup aman tidak beresiko karena sekarang penularan virus bisa dari orang ke orang juga bisa dari barang ke orang," kata Karna kepada Tribun, Jumat (19/3/2021).

Ia pun memastikan, akan segera mensosialisasikan QRIS kepada UMKM dan juga masyarakat di Kabupaten Majalengka.

"Seluruh pelaku UMKM di Majalengka akan kita hadirkan melalui daring tentang penggunaan QRIS. Saya akan coba menerapkan pembayaran digital ini di masyarakat karena dengan digitalisasi ini tujuannya untuk integrasi sistem memudahkan masyarakat melakukan pembayaran," tandasnya.

Baca juga: Hasil Konser Top 70 LIDA 2021 Grup 2 Putih Membuat Sedih Wakil dari Bengkulu, Ini Mereka yang Lolos

Baca juga: Kisah Horor Abah Sarji Usia 102 Tahun, Selalu Lihat Arwah Berupa Asap dari Kuburan yang Belum 7 Hari

Penulis: Eki Yulianto
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved