Sahrul Gunawan Bersyukur MK Menolak Gugatan Kurnia-Usman, Sebentar Lagi Dilantik Jadi Wabup Bandung

Sahrul Gunawan, mengaku bersyukur dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, setelah adanya putusan MK. 

Editor: Machmud Mubarok
KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA
Pasangan Dadang Supriatna - Sahrul Gunawan 

110/PHP.BUP-XIX/2021 Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Kabupaten Sumbawa Tahun 2020

Berikut link Live Streaming Sidang Mahkamah Konstitusi:

LINK

Baca juga: Hasil 70 LIDA 2021 Grup 2 Merah, Duta Kalbar Terselamatkan Juri, Siapa yang Tersenggol Malam Tadi?

Baca juga: Petambak Garam di Indramayu Terpaksa Jual Garam dengan Harga Paling Rendah, Takut Enggak Laku

Baca juga: KABAR MENGEJUTKAN, Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England, Ini Kronologinya, Terkait Covid-19

Terima Hasil Apapun

Tiga pasang calon Bupati Bandung yang berlaga di Pilkada Bandung, mengaku akan menerima apapun yang diputuskan Mahkamah Konstitusi.

Hingga MK belum memutuskan sengketa Pilkada Bandung. Namun, ketiga pasangan calon mengaku akan menerima apapun putusan MK.

Kurnia Agustina, mengaku, menyerahkan yang terbaik dan akan menerima apapun dari keputusan MK.

"Karenanya diperlukan kebersamaan dan satu pemikiran bahwa ini yang terbaik, dan sudah diproses secara hukum. Kita yakini demokrasi ini harus berjalan di atas rel, ketika gugatan kami didengarkan MK ini suatu apresiasi luar biasa," ujar Kurnia Agustina, di Soreang, Senin (15/3/2021).

Kurnia mengatakan, mudah-mudahan nanti hasilnya kisaran tanggal 19-24 Maret, seluruh warga Kabupaten Bandung terutama yang menanti-nati menunggu-nunggu berita penetapan oleh MK berbesar hati menerima seluruh keputusan yang diberikan.

"Karena kita yakini MK sudah berada pada jalur yang luar biasa," katanya.

Sedangakn calon Bupati Bandung nomor urut 2, Yena Iskandar Masoem, mengungkapkan, yang namanya pesta demokrasi itu kan namanya pesta, harus dilakukan dengan suka cita.

"Kalau yang sekarang masih terbelah, ya saya sih berharap, siapapun pemimpinnya harus bisa diterima dengan lapang dada," ujar Yena, saat dihubungi, Selasa (16/3/2021).

Yena mengungkapkan, membangun Kabupaten Bandung itu bukan hanya pemerintah saja.

"Tapi bahu-membahu seluruh lapisan masyarakat juga harus ikut membangun," katanya.

Pokoknya, dijelaskan Yena, perubahan itu harus untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, siapapun itu yang terbaik untuk Kabupaten Bandung, dan pemimpinnya harus bisa amanah, menjalankan fungsi tata kelola pemerintahan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved