Breaking News:

Kasus Covid-19 di Majalengka Terus Bertambah, Hari Ini 13 Kasus Positif, Jatiwangi Paling Banyak

kasus Suspek dari 1.531 menjadi 1.577 orang sejak sehari terakhir ini dengan rincian 157 orang tengah isolasi, 1.420 selesai isolasi

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Hingga memasuki program penerapan PPKM skala mikro tahap keempat, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka terus mengalami penambahan.

Tercatat, pada hari ini, penambahan kembali terjadi sebanyak 13 kasus.

Hal itu sesuai dengan data di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka, Jumat (12/3/2021) pukul 16.39 WIB.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Gandana Purwana mengatakan, terus terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 di Majalengka disebabkan sulitnya melacak penyebaran Covid-19.

Apalagi, mobilitas masyarakat saat ini tidak sepenuhnya dibatasi.

"Kami hanya sebisa mungkin melakukan tracing jika ada suatu kasus Covid-19. Karena kami saat ini sudah sangat sulit mencari titik awal penyebarannya," ujar Gandana, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Satgas Data Orang yang Terlibat Dalam Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Tanpa Prokes di Indramayu

Baca juga: Dituduh Curi Kelapa, Ketua RW dan 2 Warga Ditahan Polisi, Ratusan Warga Geruduk Mapolsek Cijulang

Baca juga: PGRI Sesalkan Aparat Desa yang Marahi dan Tunjuk-tunjuk Guru Gara-gara Unggah Video Jalan Butut

Disampaikan dia, kasus terkonfirmasi pada hari kemarin tercatat sebanyak 2.177 kasus.

Pada hari ini, bertambah menjadi 2.190 kasus.

Sementara, pasien meninggal berjumlah 181 kasus.

Masih disampaikan Ali, pasien aktif kini berjumlah 180 yang mana sebelumnya 195.

"Kecamatan Majalengka dan Jatiwangi kini menjadi daerah dengan jumlah kasusnya cukup banyak yang kini ada 30 pasien aktif dari 150 pasien di Jatiwangi dan 277 pasien di Majalengka secara keseluruhan," ucapnya.

Gandana menambahkan, kasus Suspek dari 1.531 menjadi 1.577 orang sejak sehari terakhir ini dengan rincian 157 orang tengah isolasi, 1.420 selesai isolasi dan meninggal dunia menjadi 32 orang.

Sementara, kontak erat sudah mencapai 6.958 orang, rinciannya 1.343 karantina, dan 5.615 Discarded.

"Pasien probable naik dari 67 orang menjadi 69," ujarnya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved