Breaking News:

Virus Corona di Indramayu

Ada Klaster Pesantren di Indramayu, MUI Bilang Covid-19 Ancam Nyawa Santri dan Kiai

KH Moh Syathori mengatakan, klaster pondok pesantren yang terjadi di Kabupaten Indramayu pun harus menjadi pembelajaran.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Istimewa
Gambar mikroskop elektron transmisi menunjukkan virus corona SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus coronavirus yang menyebabkan COVID-19 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu meminta agar setiap pondok pesantren dapat menerapkan protokol kesehatan dengan baik sebagaimana yang dianjurkan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Ketua MUI Kabupaten Indramayu KH Moh Syathori kepada Tribuncirebon.com di Pendopo Indramayu, Rabu (10/3/2021).

KH Moh Syathori mengatakan, klaster pondok pesantren yang terjadi di Kabupaten Indramayu pun harus menjadi pembelajaran.

Di ketahui, ada sebanyak 169 santri di tiga pondok pesantren berbeda di Kabupaten Indramayu yang menjadi klaster penyebaran Covid-19.

"Kita harus sadar sesadar-sadarnya bahwa Covid-19 ini bisa menyerang siapa saja, bisa santri, kiayi, dan siapapun," ujar dia.

KH Moh Syathori menyampaikan, protokol kesehatan yang terus dikampanyekan pemerintah tidak terlepas dari fatwa-fatwa MUI.

Sehingga ia pun meminta agar setiap pondok pesantren di Kabupaten Indramayu dalam melakukan setiap kegiatan keagamaan turut memperhatikan hal tersebut.

Penerapan protokol kesehatan ini pun, disampaikan dia, perlu diperhatikan juga oleh seluruh kalangan masyarakat agar pandemi Covid-19 bisa segera berlalu.

Dengan menerapkan protokol kesehatan, disampaikan KH Moh Syathori, minimalnya bisa meminimalisir risiko penularan.

"Semoga santri-santri yang saat ini positif Covid-19 bisa secepatnya kembali sembuh dan yang negatif, tidak sampai terpapar," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved