Rabu, 27 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Bos Nakal Cabuli Dua Sekretaris Wanitanya Tiap Hari Saat Kantor Sepi, Ini Modus dan Pengakuan

Kronologi pencabulan dua sekretaris oleh bosnya tersebut terungkap dalam ekspose perkara di Polres Metro Jakarta Utara.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
(TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)
JH (47), bos yang melecehkan dua sekretarisnya, DF (25) dan EFS (23) saat digelandang petugas PPA Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (2/3/2021). (TribunJakarta.com) 

"Kalau mengancam dia tidak mengancam. Tapi, dia sering membawa keris di belakang sakunya," terang DF.

Setelah kasus ini terungkap, perusahaan tempat JH menjadi bos ternyata milik kakak kandungnya.

Selama ini, JH mendapat tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan saja.

"Tersangka JH merupakan adik pemilik perusahaan yang dikelola," kata Wakil Kapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi.

"Itu adalah perusahaan finance, perusahaan permodalan," tambahnya.

Nyatanya, kepercayaan yang diberikan sang kakak disalahgunakan JH.

Pria anak empat itu malah mencabuli DF dan EFS, yang tak lain sekretaris pribadinya.

"Kedua korban ini merupakan sekretaris pribadinya. Sekretaris 1 dan 2," ucap Nasriadi.

Pelaku melecehkan dua korbannya sudah berlangsung selama berbulan-bulan.

Lantaran tak tahan, kedua korban memberanikan diri melapor ke Polres Metro Jakarta Utara.

Seperti diketahui, korban pencabulan bos sebuah perusahaan, DF tak kuasa menahan kepedihan dan menangis tersedu-sedu saat lapor ke Polres Metro Jakarta Utara, Senin (1/3/2021) malam.

Ia tak sendiri. Korban didampingi temannya, EFS yang juga menjadi korban pelecehan seksual bosnya.

Ketidakkuatan DF terlihat saat keluar dari halaman Mapolres Metro Jakarta Utara.

Ia terlihat berjalan lemas sembari dituntun EFS.

Ketika itu, DF berjalan beberapa langkah dari halaman mapolres menuju mobil yang mengantarnya.

Di tengah jalan, EFS sampai harus menguatkan pegangannya lantaran DF hampir pingsan dan terjatuh.

Meski begitu, DF terus dipapah EFS menuju mobil.

EFS terus mensupport dan menenangkan rekannya hingga masuk ke mobil.

Laporan yang dilayangkan DF dan EFS itu atas perilaku bosnya yaitu, JH.

Pelaku diduga sudah berulang kali melakukan aksi tak terpuji itu.

Pelecehan ini dilakukan JH saat kedua korban sedang menjalani pekerjaan di salah satu perusahaan di wilayah Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

EFS menuturkan, pelecehan dilakukan setiap kali ada kesempatan.

"Yang pasti tindakan pelecehan seksual yang sangat tidak pantas sekali terhadap saya dan teman saya ini oleh si JH," kata EFS di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin malam.

Pelecehan seksual yang dilakukan JH terhadap kedua korban, kata EFS, bukan hanya sekali.

"Dilakukan saat saya kerja di kantor. Dilakukannya setiap kali ada kesempatan," jelasnya.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Fachri, mengatakan pelecehan ini diduga sudah dilakukan hampir setiap hari selama kedua korban bekerja di perusahaan itu.

Kedua korban sudah bekerja sekitar 3-4 bulan.

"Sebenarnya kejadian ini yang dibilang klien saya itu nanti sudah tiap hari. Tapi memang begitu ada kesempatan, karena dia baru bekerja 3-4 bulan," kata Fachri. 

Dalam laporan ini, DF dan EFS membawa barang bukti berupa video yang merekam aksi pelecehan.

Selain video bukti pelecehan, pelapor juga membawa barang bukti hasil visum.

"Ini baru tahap laporan, semua nanti kewenangan dari penyidik. Apa dia nanti akan melakukan penangkapan atau penahanan, sesuai penyidiknya saja," kata Fachri.

Baca juga: Goyangan Rizky Billar dan Ayu Ting Ting Terekam, Unggahan Kekasih Lesti Kejora Diserbu Fans Leslar

Baca juga: Rumah Tangga Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Diterpa Perselingkuhan, Vanessa Ungkap Sang Pelakor

Bawa barang bukti video

Barang bukti video yang diserahkan saat laporan adalah merekam aksi bejat JH.

"Barang bukti yang diserahkan ada berupa video yang merekam dia (JH), sedang melakukan perbuatan terhadap teman saya, perbuatan cabul," kata EFS di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (1/3/2021) malam.

Pengamatan TribunJakarta.com (grup Surya.co.id), video yang merekam aksi bejat JH direkam korban DF saat sedang bekerja.

DF meletakan ponselnya di meja kerja.

Kamera depan ponselnya lalu merekam perbuatan cabul yang dilakukan JH.

Dalam video itu, JH awalnya masuk ke ruangan tempat DF bekerja.

Pria paruh baya itu lalu memaksa DF melayani nafsunya.

JH (47), bos yang melecehkan dua sekretarisnya, DF (25) dan EFS (23) saat di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (2/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)
JH (47), bos yang melecehkan dua sekretarisnya, DF (25) dan EFS (23) saat di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (2/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO) (TribunJakarta.com)

Meski DF sudah menolak, JH tetap memaksa.

"Yang pasti tindakan pelecehan seksual yang sangat tidak pantas sekali terhadap saya dan teman saya ini oleh si JH," kata EFS.

"Dilakukan saat saya kerja di kantor. Dilakukannya setiap kali ada kesempatan," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Bos Mesum Pura-pura Memijat Lalu Gerayangi Bagian Sensitif Sekretarisnya, Endingnya Buka Celana

Sumber: Surya
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved