Bos Nakal Cabuli Dua Sekretaris Wanitanya Tiap Hari Saat Kantor Sepi, Ini Modus dan Pengakuan
Kronologi pencabulan dua sekretaris oleh bosnya tersebut terungkap dalam ekspose perkara di Polres Metro Jakarta Utara.
"Artinya untuk membuka aura atau untuk membuka hal-hal yang positif di tubuhnya. Kedua korban menolak," sambung Nasriadi.
Ketika itu JH mengaku akan meramal nasib dan rezeki. Tapi ujung-ujungnya menggerayangi tubuh kedua korbannya.
Meski kedua korban sudah menolak, JH tetap memaksa dan semakin menjadi-jadi berbuat cabul.
JH kerap mencabuli korban di kantor saat jam kerja.
"Ada unsur pemaksaan di dalam bujuk rayu tersebut," ucap Nasriadi lalu menambahkan, "Ini dilakukan secara sering, artinya sudah banyak sekali."
Baca juga: Kabar Gembira BLT UMKM Rp 2,4 Juta Segera Cair Kembali Maret Ini, Cek Syarat Mendapat Bantuan Ini
Baca juga: LOKER Besar-besaran PT Indofood Ada 38 Posisi yang Dibutuhkan untuk Lulusan SMA, D3 hingga S1
Selalu Bawa Keris
Sewaktu perbuatan tak lazim dilakukan tersangka, korban tidak bisa berbuat banyak.
Keduanya pasrah karena JH membawa keris di kantung belakangnya.
"Korban tidak berani melawan karena tersangka membawa senjata tajam," kata Nasriadi .
Menurut Nasriadi, kedua korban takut atasan mereka akan berbuat nekat.
Apabila terus memberontak, korban khawatir JH akan menghujamkan kerisnya itu.
"Para korban takut menjadi korban pembunuhan dan sebagainya. Jadi takut, tidak melawan, dan pasrah," terangnya.
Salah satu korban, DF menuturkan bahwa tersangka JF tak pernah mengancam setiap berbuat cabul.
Tersangka hanya memaksa sebelum menggerayangi tubuh korban.
Namun, DF dan korban EFS telanjur takut ketika melihat keris pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/bos-nakal-cabuli-dua-sekretarisnya-tiap-hari-saat-kantor-sepi-begini-modusnya.jpg)