Breaking News:

PSK yang Hamil Tua di Tasik Curhat, Ditinggal Suami, Ngaku Terpaksa 'Jualan', Supaya Dapur Ngebul

Terjaring razia tengah mangkal, Tl (21), PSK yang tengah hamil tua sekitar tujuh bulan, mengaku terpaksa jual diri karena terdesak kebutuhan hidup.

Istimewa
Tl (kanan), PSK yang tengah hamil tujuh bulan diperiksa petugas Satpol PP Kota Tasikmalaya, Minggu (28/2) tengah malam. 

Mirisnya lagi aksi menjajakan diri kepada pria hidung belang itu dikawal langsung oleh sang sumai.

Bukannya melarang dan melindungi istri serta calon bayinya, sang suami malah melakukan pengawalan.

Peristiwa itu terjadi di Tasikmalaya saat Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya menggelar operasi rutin, Minggu (14/2/2021) dini hari.

Baca juga: Perselingkuhan Wanita Ini Terbongkar Usai Kejang-kejang dan Tewas Saat Berhubungan dengan Pria Lain

Baca juga: VIRAL Bertaruh Nyawa 5 Guru Seberangi Sungai Deras Demi Berikan Soal kepada Murid-muridnyanya

Saat mengelar operasi itu, pertugas mendapati tiga orang perempuan diduga PSK tengah mangkal.

Ketiganya kepergok sedang mangkal di Jalan AH Nasution, Kota Tasikmalaya, di dekat sebuah hotel.

Begitu melihat polisi, ketiga PSK itu langsung lari.

Mereka masuk ke dalam hotel dan bersembunyi di sebuah kamar.

Namun polisi akhirnya bisa menemukan ketiganya.

Dari penemuan itu, diketahui bahwa di antara mereka ada PSK yang tengah hamil tua.

Selain itu, sang PSK juga rupanya dikawal oleh suami sahnya sendiri saat menjajakan dirinya kepada para pria hidung belang.

"Kami Tim Maung Galunggung melaksanakan giat patroli dan berhasil mengamankan tiga orang wanita malam, salah satunya sedang hamil dengan usia kandungan sudah tua. Kami melakukan pemeriksan dan selanjutnya pembinaan," kata Ketua Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya, Ipda Ipan Faisal, dilansir dari TribunJabar.com Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Dayana Gadis Kazakhstan Tiba-tiba Marah dan Nangis Gara-gara Fiki Naki, Ini Klarifikasi Fiki

Baca juga: Uya Kuya Nangis Setiap Hari Takut Mati karena Corona, Ini yang Dirasakan Cinta Kuya Saat Uya Drop

Tarif Rp 250 ribu

Ipan menambahkan, ketiga perempuan tersebut awalnya bersikukuh tak mengaku sedang menjajakan diri di lokasi tersebut.

Namun, saat dicek ponselnya terdapat beberapa chat transaksi sampai akhirnya mereka mengakui perbuatannya tersebut.

Mereka pun mengaku menawarkan tarif Rp 250.000 sekali kencan dengan pria hidung belang setelah melakukan transaksi dengan pelanggannya sebelumnya.

"Sesuai pengakuan mereka, ternyata kamar ruangan hotel yang sempat dipakai persembunyiannya saat ada petugas sekaligus tempat untuk melayani para pelanggannya," tambahnya.

Ilustrasi PSK
Ilustrasi PSK (Ist)

Tim Maung Galunggung turun tangan Petugas pun awalnya merazia hotel tersebut karena banyak laporan dari masyarakat tempat itu kerap dijadikan berkumpulnya para PSK tiap malamnya.

Masyarakat sekitar lokasi tersebut mengaku telah resah dan terganggu dengan kegiatan mereka.

"Kami tim Maung Galunggung khusus dibentuk untuk menjaga keamanan, kenyamanan masyarakat terutama dari berbagai jenis gangguan penyakit masyarakat," ujarnya.

Pengakuan PSK

PSK yang tengah hamil tua itu mengaku masih turun ke jalan karena terdesak kebutuhan.

Sehingga dirinya terpaksa masih menjajakan diri meski sedang hamil.

Ia juga mengaku ada saja pria hidung belang yang menggunakan jasanya walau sedang hamil.

"Terdesak kebutuhan sehari-hari, Pak," kata perempuan tersebut saat ditanyai petugas, di Mapolresta Tasikmalaya.

Selain terdesak kebutuhan, ia sengaja masih menjajakan diri karena ternyata masih ada peminatnya walau ia sedang hamil tua.

Menurut dia, para pria hidung belang masih memakai jasanya karena sensasinya berbeda.

Sebab, tenyata ada saja pria hidung belang yang senang bermain dengan wanita yang sedang hamil.

Baca juga: Maria Ozawa atau Miyabi Suka Indonesia, tapi Ngaku Heran kok Selalu Banyak yang Demo Kalo Dia Datang

Baca juga: Janda Muda Asal Subang Tewas di Bali, Sempat Berhubungan Badan dengan Pelaku, Keluarga Murka

PSK tiongkok bertarif Rp 5 juta diamankan petugas Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
PSK tiongkok bertarif Rp 5 juta diamankan petugas Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). (Tribunnews.com)

Sehingga hal itu pun tidak ia sia-siakan untuk mendapat pundi rupiah.

Apalagi kegiatannya itu juga didukung oleh sang suami.

"Entah kenapa masih ada yang yang pakai. Mungkin beda aja kali," kata PSK hamil tersebut tanpa sungkan.

Awalnya ia tak mengaku sebagai PSK.

Namun setelah didesak akhirnya mengaku.

Ia memasang tarif sama seperti teman-temannya sekitar Rp 250 ribu.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved