Selasa, 2 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Makan Bergizi Gratis di Malang

Perluasan Program Makan Bergizi Gratis, Misi Ketahanan Gizi Kembali di Sosialisasikan di Malang

Perluasan Program MBG, Sosialisasi Ketahanan Gizi Kembali di Sosialisasikan di Malang

Tayang: | Diperbarui:
Tribunnews.com/Dok. Tim MBG
Perluasan Program MBG, Sosialisasi Ketahanan Gizi Kembali di Sosialisasikan di Malang 

TRIBUNCIREBON.COM- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kota Malang sebagai upaya memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini berlangsung di Jl. Blimbing Indah Megah B6/22-22A, Malang, pada Minggu, (9/11/2025).

Kegiatan sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Gamal, M.Biomed, perwakilan dari Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi, Badan Gizi Nasional (BGN) Rieska Fajarmawati, serta Pembina Yayasan, Ahmadi.

Baca juga: 14.773 SPPG Telah Berjalan di 38 Provinsi, Program Makan Bergizi Nasional Capai 56 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Gamal, M.Biomed menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan gizi berkualitas. 

“Program ini bukan sekadar bantuan sosial temporer, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun SDM unggul. Kualitas gizi anak-anak hari ini akan menentukan produktivitas tenaga kerja esok,” tutur Gamal, M. Biomed.

Ia menambahkan, dengan bonus demografi yang akan datang pada tahun 2045, investasi di bidang gizi menjadi sangat penting agar Indonesia tidak kehilangan momentum menjadi negara maju.

Baca juga: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Penguatan Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta

Sementara itu, Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi, BGN Rieska Fajarmawati, menjelaskan bahwa program MBG oleh Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan pilar utama menuju Generasi Emas 2045. 

“Program ini berfokus tidak hanya pada perbaikan gizi dan kesehatan, tetapi juga berkontribusi besar terhadap sektor pendidikan dan ekonomi lokal. Melalui MBG, petani, nelayan, dan UMKM mendapat peluang pasar baru yang berkelanjutan,” ujarnya. 

Senada, Pembina Yayasan, Ahmadi, menambahkan bahwa program ini memiliki dampak nyata terhadap penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Baca juga: 14.773 SPPG Telah Berjalan di 38 Provinsi, Program Makan Bergizi Nasional Capai 56 Persen

“Anak-anak lebih fokus belajar karena kebutuhan gizi mereka terpenuhi, sementara keluarga terbantu secara ekonomi. Di sisi lain, program ini membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan UMKM lokal,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi MBG di Malang ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat mampu memperkuat ketahanan pangan serta mewujudkan Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
 
 
 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved