Breaking News:

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas, Tinggi Kolom Letusan Tak Diketahui

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung M

Editor: Machmud Mubarok
Kompas.com
Gunung Merapi menyemburkan awan panas Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1 Km", https://regional.kompas.com/read/2019/06/09/10363641/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-sejauh-1-km. Editor : Caroline Damanik 

TRIBUNCIREBON.COM - Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran dengan estimasi jarak luncur sejauh 1.500 meter ke arah barat daya.

"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi tanggal 25 Februari 2021 pukul 16.52 WIB," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida dalam keterangan tertulis, Kamis (25/2/2021).

Berdasarkan BPPTKG, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 37 mm, sedangkan untuk durasi tercatat 115 detik. 

Tinggi kolom tidak teramati karena puncak Gunung Merapi tertutup kabut. "Estimasi jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya," tegasnya.

Sampai saat ini, BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi pada status Siaga (Level III). Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.

Baca juga: Studi Terbaru Vaksin Pfizer Efektif 94 Persen Cegah Virus Corona untuk Semua Kelompok Usia

Baca juga: Bayi 9 Bulan Tewas di Tangan Ibu Kandung dan Selingkuhannya, Terancam Hukuman Mati, Ini Kronologinya

Baca juga: INI Bacaan Sholawat Nabi yang Dibaca Tiap Malam Jumat dan Hari Jumat, Keutamaannya Luar Biasa

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan di daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

Sebelumnya, selama enam jam mulai Rabu tengah malam hingga Kamis pagi,   Guguran lava pijar di Gunung Merapi terjadi 28 kali pada Kamis (25/2/2021) pukul 00.00 WIB-06.00 WIB.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved