Nasib James Kojongian Berada di Tangan Golkar, Kasus Perselingkuhan Bisa Hancurkan Karir Politiknya
kasus perselingkuhan yang melibatkan Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian kini melebar ke ranah politik.
TRIBUNCIREBON.COM - Usai kasus perselingkuhannya viral di media sosial dan diketahui masyarakat, nasib James Arthur Kojongian berada di tangan Golkar.
Meski sang istri telah memaafkan, kasus perselingkuhan yang melibatkan Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian kini melebar ke ranah politik.
Drama itu kini berpindah ke DPRD Sulut.
Pria yang akrab disebut JAK tersebut dilengserkan dari jabatan Wakil Ketua DPRD Sulut.
Ketua DPRD Sulut, dr Fransiskus Silangen mengatakan hal itu sesuai rekomendasi Badan Kehormatan yang disahkan DPRD lewat sidang paripurna, Selasa (16/2/2021).
Baca juga: James Arthur Selingkuh dengan Angel Sepang, Michaela Paruntu Sudi Memaafkan Kesalahan Fatal Suami
Baca juga: Michaela Paruntu Sambil Nangis-nangis tapi Memaafkan Perselingkuhan James Arthur dengan Angel Sepang
"Poin pertama saudara JAK diberhentikan dari pimpinan DPRD Sulut,
poin kedua pemberhentian sebagai anggota dewan diserahkan ke Partai Golkar," kata Silangen.
Ketua DPRD menjelaskan, proses verifikasi klarifikasi sudah dilakukan oleh BK atas pengaduan pimpinan, anggota DPRD, dan anggota masyarakat.
"Saya merespons situasi kondisi beredar sudah viral bukan nasional, tapi internasional melakukan verifikasi dan klarifikasi apakah ini satu kasus benar atau tidak.
Itu sudah dilakukan BK. Dan aduan masyarakat setelah instruksi dari pimpinan DPRD saya sendiri.

Semua tahapan sudah lalui. Saya lanjutkan sidang paripurna di sidang hari ini," katanya.
Rekomendasi BK
Badan Kehormatan (BAK) DPRD Sulut akhirnya tiba pada keputusan menyangkut kasus video pengadaan mobil
berbalut kasus dugaan perselingkuhan melibatkan Wakil Ketua DPRD Sulut, James Arthur Kojongian (JAK)
DPRD Sulut pun mengagendakan Rapat Paripurna dalam rangka pengumuman keputusan BK tentang hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran sumpaj janji dan kode etik DPRD.