Breaking News:

Longsor di Panyaweuyan Majalengka

Sederet Fakta Jalan Menuju Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka Diterjang Longsor, Wisata Tetap Buka

Bencana longsor menutup jalan menuju objek wisata tersebut yang berada di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Rombongan pemuda asal Cirebon yang diadang longsor ketika akan berwisata ke Panyaweuyan, Majalengka. Mereka nekat meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki. 

Akses yang sempit, membuat alat berat sulit untuk menjangkau titik longsor.

"Kita sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menanggulangi longsor ini. Tapi alat berat sulit menjangkau. Ini persis seperti di jalan Jatilima, alat berat juga tidak bisa ke titik longsor,"

"Untuk laporan awal, ada revisi ya, karena tadi kita belum assessment. Jadi longsor yang tadi laporannya di Desa Sukasari Kaler, direvisi menjadi Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka," lanjutnya.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi adanya korban jiwa di titik longsor tersebut, pihaknya bersama Satpol PP dan Tagana menutup akses jalur tersebut.

Jika ada wisatawan yang memaksa, akan diputarbalikkan.

Ada 6 Titiik Longsor

Kasie Kedaruratan Bencana BPBD Majalengka, Rezza Permana mengatakan sedikitnya ada 6 titik longsor yang terjadi di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.

Enam titik itu terjadi di dua desa, yakni Desa Tejamulya dan Argamukti.

"Ya jadi selain longsor menutup akses jalan menuju Terasering Panyaweuyan di Desa Argamukti, ada 6 titik lainnya yang waktu terjadinya nyaris bersamaan," ujar Rezza kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (13/2/2021).

Selain menutup akses ke objek wisata, Rezza menjelaskan, longsor yang tersebar di 6 titik tersebut juga mengakibatkan dua rumah terdampak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved