Kisah Anak 12 Tahun yang Raih Keuntungan Besar di Saham, Ingin Seperti Orang Jajaran Terkaya Dunia

Seorang anak berusia 12 tahun bernama Kwon Joon, berhasil mencetak keuntungan sebesar 43% di pasar saham pada 2020 lalu.

Editor: dedy herdiana
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
ILUSTRASI: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang anak berusia 12 tahun bernama Kwon Joon, berhasil mencetak keuntungan sebesar 43% di pasar saham pada 2020 lalu.

Setelah tahu banyak meraih keuntungan, anak asal Korea Selatan ini langsung menyatakan cita-citanya untuk menjadi seperti Warren Buffett

Warren Buffett adalah seorang investor, pengusaha, dan pilantropis asal Amerika Serikat. Dia adalah investor tersukses di dunia.

Buffett adalah komisaris, direktur utama, dan sekaligus pemegang saham terbesar di Berkshire Hathaway. Dia adalah ketiga orang terkaya di dunia tahun 2015 versi Forbes.

Warren Buffet
Warren Buffet (opra-invest.com)

Elon Musk Jadi Orang Terkaya di Dunia, Kekayaan CEO Tesla Capai Rp 2.601 Triliun, Geser Jeff Bezos

Kasus Anak Gugat Orangtua Rp 3 M, Kakek Koswara Terus Peluk Deden Sambil Nangis, Deden Cabut Kuasa

Dilansir Kontan.co.id yang mengutip Reuters, Selasa (9/2), awalnya, Kwon mendesak ibunya membuka rekening perdagangan di bursa saham pada April 2020.

Kemudian ia menggunakan uang tabungannya sebesar 25 juta won atau setara US$ 22.400 atau sebesar Rp 313,6 juta sebagai modal awal.

Ia membeli saham tepat ketika indeks acuan KOSPI mulai pulih dari penurunan terbesarnya dalam satu dekade.

“Saya benar-benar membujuk orang tua saya untuk melakukannya, karena saya percaya seorang ahli yang mengatakan (di TV) bahwa ini adalah kesempatan sekali dalam satu dekade,” kata Kwon.

ILUSTRASI. Kisah anak 12 tahun yang raup cuan besar di saham ingin seperti Warren Buffett
ILUSTRASI. Kisah Anak 12 Tahun, Kwon Joon, yang Raih Keuntungan Besar di Saham, Ingin Seperti Orang Jajaran Terkaya Dunia (via Kontan.co.id/Reuters/Lee Eun-Joo)

"Panutan saya adalah Warren Buffett," tambahnya, mengacu pada investor miliarder asal Amerika Serikat (AS).

Kwon mengatakan, daripada perdagangan harian terfokus jangka pendek, ia ingin menyimpan investasi sahamnya selama 10 hingga 20 tahun dengan perspektif jangka panjang.

"Semoga dapat memaksimalkan keuntungan saya,” tuturnya.

Sekarang ini investor pemula Korea Selatan seperti Kwon mulai bermunculan di Korsel.

Mereka ini suka pada metode investasi nilai (value investing) pada saham blue chip dengan dana yang dikumpulkan dari hadiah, memperdagangkan mainan mobil mini, dan menjalankan mesin penjual otomatis, telah memimpin kebangkitan perdagangan ritel di tengah pandemi virus corona.

Menteri PUPR & Kapolda Jabar Tinjau Langsung Waduk Cipancuh, Kondisinya Mengkhawatirkan, Akan Jebol?

Wali Kota Tasik Non Aktif Budi Budiman Beri Suap pada 2 Petugas Kemenkeu, KPK Tuntut 2 Tahun Penjara

Saat ini, di Korsel, banyak investor ritel berasal dari kalangan anak muda.

Mereka menghasilkan lebih dari dua pertiga dari total nilai yang diperdagangkan di bursa saham tahun lalu.

Data menunjukkan, sekitar 70% dari 214.800 akun pialang saham di Kiwoom Securities diisi anak di bawah umur.

Kiwoom Securities merupakan pialang paling ramah ritel di Korea Selatan, dengan pangsa pasar lebih dari seperlima, didirikan pada Januari 2020.

Investor ritel seperti Kwon, memiliki waktu luangnya selama penutupan sekolah tahun lalu karena pandemi, membuatnya sibuk membeli saham selama koreksi yang dalam tahun lalu.

Dusun Cimeong Mendadak Viral, Disebut Kampung Mati di Kuningan Karena Ditinggal Penghuninya

Selain Kue Keranjang, Empat Kue Tradisional Ini Dihidangkan Saat Imlek, Begini Resep Membuatnya

Keberhasilan Kwon juga mencerminkan tantangan pekerjaan bagi kaum muda Korea Selatan, dengan satu dari empat orang menganggur pada bulan Januari, tingkat terburuk dalam catatan, meskipun berada di antara kelompok yang paling berpendidikan di klub OECD negara-negara maju.

Tiga perempat melanjutkan ke perguruan tinggi setelah sekolah menengah, dibandingkan dengan rata-rata pengelompokan 44,5%, tetapi menemukan pekerjaan kreatif yang bermanfaat itu sulit.

“Tidak ada cukup pekerjaan untuk lulusan perguruan tinggi, sehingga banyak yang memilih untuk mendiversifikasi jalur karir mereka lebih awal,” kata peneliti kejuruan Min Sook-weon.

Itu adalah sesuatu yang dipahami Kwon.

“Daripada bersekolah di sekolah yang bagus seperti Universitas Nasional Seoul, saya lebih baik menjadi investor besar,” katanya.

“Saya juga berharap dapat melakukan banyak pekerjaan amal,” tuturnya.

Ibu Kandung Bunuh Bayinya Karena Wajah Bayi Mirip Selingkuhannya, Suami Pelaku Sudah Curiga

Gong Xi Fa Cai Ternyata Artinya Bukan Selamat Tahun Baru Imlek, Ini Arti Sebenarnya

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Kisah Kwon, anak 12 tahun yang raup cuan besar di saham ingin seperti Warren Buffett

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved