Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Cirebon

Ustaz Ujang Busthomi Diteriaki Sholawat Sholawat Saat Mau Divaksin, Panik Pegang Terus Tangan Bupati

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, dan Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, yang mendampinginya pun harus menenangkan Ustaz Ujang Busthomi. 

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ustaz Ujang Busthomi saat divaksin Covid-19 Puskesmas Sumber, Jalan Pangeran Kejaksan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (1/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pengasuh Padepokan Antigalau Yayasan Al Busthomi Cirebon, ustaz HM Ujang Busthomi, mengikuti vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Sumber, Jalan Pangeran Kejaksan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (1/2/2021).

Ia tampak mengenakan sweter hitam, sarung biru, dan peci hitam saat mendatangi puskesmas tersebut.

Pria yang kini dikenal sebagai YouTuber itu pun langsung menjalani skrining, dari mulai pendataan identitas, pemeriksaan kesehatan, hingga wawancara.

Ya, Ujang Busthomi menjadi influencer yang digandeng Pemkab Cirebon untuk menjalani vaksinasi Covid-19.

Namun, ada yang unik saat Ujang Busthomi hendak disuntik vaksin tersebut.

Baca juga: Terekam CCTV, Heboh Nasabah Meninggal Mendadak Seusai Bertransaksi di Bank, Ini Dugaan Penyebabnya

Baca juga: Waduh, Ada Pemadaman Listrik di Kuningan Besok Selasa 2 Februari, Ini Daerah yang Akan Gelap

Baca juga: Warga Bikin Video Mancing Ikan di Kubangan Jalan Rusak, Akhirnya Pemkab Kuningan Pun Turun Tangan

Ia tampak meronta seperti anak kecil ketika melihat jarum suntik.

Bahkan, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, dan Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, yang mendampinginya pun harus menenangkan Ustaz Ujang Busthomi

"Tenang saja, Kang Ujang, jangan takut, jarumnya kecil," kata Enny Suhaeni saat Ujang mulai menunjukkan penolakan.

"Pak Bupati saja dulu divaksin, baru saya," kata Ujang Busthomi kepada Imron yang memegang kedua pundaknya.

Imron langsung menjawab, "Vaksin ini untuk orang berusia 18 - 59 tahun, umur saya 59 tahun lebih satu bulan, jadi tidak bisa disuntik."

Ujang pun tampak panik. Bahkan, ia terlihat menahan tangan petugas medis yang akan menyuntikkan vaksin ke lengan kirinya.

Sejumlah orang yang melihat prosesi detik-detik vaksinasi terhadap Ujang Bustomi pun berteriak, "Salawat, Salawat."

Bahkan, tidak sedikit pula yang menyemangatinya, "Semangat, Kang Ujang."

Tiba-tiba ia pun mengajukan interupsi, "Boleh minum dulu enggak?"

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved