Kasus Covid di Lapasustik Cirebon

Penjaga Kantin Lapasustik Kelas IIA Cirebon yang Positif Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Dua petugas kantin Lapasustik Kelas IIA Cirebon yang terpapar Covid-19 tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.

Freepik
Ilustrasi Covid-19 

Ia mengatakan, mereka berjenis kelamin laki-laki dan rentang usianya berkisar antara 26 tahun - 59 tahun.

Menurut dia, seluruh pasien dipastikan tengah menjalani isolasi mandiri, karena merupakan kasus konfirmasi tanpa gejala.

Baca juga: Rumah Warga di Kuningan Jebol Diterjang Longsor, BPBD Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Bencana Alam

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Lapasustik Kelas IIA Cirebon untuk penanganan lebih lanjut munculnya klaster penyebaran tersebut.

"Seluruh ruangan lapas juga sudah disemprot disinfektan sebagai upaya penanganan awalnya," ujar Enny Suhaeni.

Enny berharap, mereka tidak mengalami gejala apapun saat menjalani isolasi mandiri.

Agar 20 orang itu tidak perlu dirawat intensif di ruang isolasi rumah sakit.

20 orang positif Covid-19

Sebanyak 20 orang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab test massal di Lapas Khusus Narkotika (Lapasustik) Kelas IIA Cirebon.

Swab test massal itu dilaksanakan pada akhir pekan lalu dan diikuti 670 warga binaan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, hasil swab test massal diterimanya pada Minggu (24/1/2021).

Baca juga: Ini Sosok Pangeran Cendana Tommy Soeharto Yang Gugat Pemerintah Rp 56 M Gara-gara Proyek Tol Desari

Menurut dia, tes masif tersebut merupakan tindak lanjut dari adanya tiga petugas lapas yang terpapar virus corona.

"Hasilnya ditemukan ada 20 orang yang positif (Covid-19)," ujar Enny Suhaeni kepada Tribuncirebon.com, Senin (25/1/2021).

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Lapasustik Kelas IIA Cirebon untuk menangani 20 orang tersebut.

Ia mengatakan, 20 orang itupun masuk kategori pasien kasus konfirmasi tanpa gejala.

Baca juga: Digugat Anak Kandung Soal Tanah, Seorang Ibu Kelelahan Hingga Sakit Karena Bolak-balik ke Pengadilan

"Saat ini, mereka tengah menjalani isolasi mandiri," kata Enny Suhaeni.

Enny berharap, mereka tidak mengalami gejala apapun saat menjalani isolasi tersebut.

Agar 20 orang itu tidak perlu dirawat intensif di ruang isolasi rumah sakit.

"Seluruh ruangan lapas juga sudah disemprot disinfektan sebagai upaya penanganan awalnya," ujar Enny Suhaeni.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved