Setelah Membunuh, Agus Tak Bisa Tidur Nyenyak, Setiap Malam Dihantui Arwah Korban Hingga Ketakutan

Tersangka pembunuhan seorang wanita muda di sebuah kamar hotel di Kota Palembang, Agus Saputra mengaku sering dihantui arwah korbannya.

ist
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM- Tersangka pembunuhan seorang wanita muda di sebuah kamar hotel di Kota Palembang, Agus Saputra mengaku sering dihantui arwah korbannya.

Pria tersebut  smpat buron 12 hari sebelum akhrinya berhasil ditangkap polisi.

Selama menjadi buronan, pria berusia 25 tahun itu mengaku tak pernah merasakan tidur nyenyak.

Sebab, dia mengaku sering dihantui oleh wanita yang ia bunuh berinisial YL (25) di dalam kamar hotel di Palembang.

Baca juga: Gadis Usia 11 Tahun Diperkosa Kakeknya Hingga Hamil, Korban Meninggal di Pelukan Sang Ibu

Baca juga: Ibu Kandung Cap Tiga Anaknya Durhaka Usai Gugat Soal Harta Warisan: Anak Durhaka, Anak Durhaka

Korban Yuliana dan anggota Polrestabes Palembang saat menanyai saksi di lokasi TKP
Korban YL dan anggota Polrestabes Palembang saat menanyai saksi di lokasi TKP (Sriwijaya Post)

Dikutip tribun Lampung dari kompas.tv, Agus Saputra mengaku selalu dihantui rasa takut.

Pasalnya, wajah YL selalu menghantuinya setiap hari.

Selama itulah, dirinya merasa ketakutan.

Agus bahkan sempat terbersit hendak menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Baca juga: Pohon Pisang Tumbuh di Jalan Raya Jatiwangi-Cigasong Majalengka, Kok Bisa?

"Tapi saya takut masuk penjara. Saya sempat mau menyerahkan diri, tiap malam tidak tahan dihantui," kata Agus Saputra saat dihadirkan polisi di Mapolrestabes Palembang, Senin (18/1/2021).

Agus mengatakan, perkenalan antara dirinya dengan korban belum lama terjadi.
Menurut pelaku, perkenalan itu hanya berlangsung lewat aplikasi MiChat.

Kesal Dijanjikan Korban Main 3 Jam

Kematian seorang wanita muda berinisial YL ( 25 ) di kamar hotel akhirnya terkuak.

Korban, YL ternyata tewas dihabisi seorang lelaki.

Adapun YL ditemukan pada Selasa (5/1/2021) sekira pukul 23.00 WIB.
Baru-baru ini polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan janda dua anak itu.

Diketahui sebelumnya bahwa korban tewas setelah kehabisan oksigen.

Hal itu diungkap Dokter Forensik RS Polri M Hasan Palembang, dr Indra Nasution usai melakukan visum terhadap jenazah korban, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Tak Bawa Surat Rapid Test Antigen, Puluhan Pengendara yang Mau Masuk Sukabumi Disuruh Putar Balik

"Luka yang menyebabkan korban, karena bekapan. Sehingga kehabisan oksigen, hingga meninggal. Tetapi, korban ini tidak langsung meninggal," kata dr Indra.

Sementara itu dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, di tubuh korban terdapat sejumlah luka.

Luka yang ada di tubuh korban, karena benturan benda tumpul.

Luka yang ada di tubuh korban terdapat di muka, tangan, kaki dan leher.
Motif pelaku

Jajaran Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang berhasil mengamankan Agus Saputra (24), tersangka pembunuhan korban.

Korban sempat mencoba melawan terhadap petugas saat akan ditangkap.

Alhasil, polisi memberikan tindakan tegas dan terukur di kaki tersangka.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, mengatakan pelaku merupakan pelanggan korban yang bertemu melalui sebuah aplikasi.

Saat itu korban diminta untuk melayani pelaku di lokasi kejadian selama tiga jam.
Namun, pelaku merasa kesepakatan tersebut tidak sesuai dengan harapannya.

Saat berkencan, tersangka merasa tidak mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan perjanjian awal.

Hingga akhirnya pelaku merasa kesal.

"Tersangka ini kesal bahwasannya perjanjian kencan antara pelaku dan korban tidak sesuai dengan harapannya.

Yang mana dari perjanjian awal, pelaku dan korban membuat perjanjian untuk melakukan kencan selama tiga jam," kata Irvan, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Jadwal Acara TV Besok Rabu 20 Januari 2021: Sinetron Ikatan Cinta di RCTI, Film Cell di Trans TV

"Namun dalam pelaksanaannya pelaku merasa belum habis waktunya, tapi korban merasa sudah selesai," sambung Kapolrestabes seperti dilansir dari Tribun Sumsel.

Merasa tidak sesuai perjanjian, pelaku nekat menghabisi nyawa korban.

"Pelaku merasa kesal dan kecewa yang kemudian dia melakukan tindakan melebihi dari seharusnya. Sehingga dengan khilaf terjadi tindak pembunuhan seperti itu," ujarnya.

Terkait keberadaan ponsel korban, ternyata dibawa oleh pelaku.

Seperti diketahui bahwa saat korban ditemukan tewas, ponselnya tidak ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Diduga pelaku ingin memiliki handphone tersebut dan menghilangkan barang bukti lantas handphone tersebut dibawanya setelah menghabisi nyawa korban," katanya.

Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 365 Jo 338 KUHP dengan ancaman kurungan diatas 15 tahun penjara.

"Kami mengimbau kepada warga Palembang untuk selalu waspada mengingat kejahatan selalu ada di sekitar kita," terang Irvan.

Tewasnya YL baru diketahui saat seorang pria yang ikut menginap bersama korban di lantai 6 hotel meminta bantuan kepada petugas hotel sekira pukul 22.44 WIB.

Hal itu diungkap oleh Kepala Teknisi Hotel, Bambang (45).

"Saya kurang tahu pasti waktu itu rekan korban minta tolong seperti apa, tapi informasi yang saya terima, rekannya itu sudah seperti gelagapan. Intinya dia minta tolong terkait keadaan korban," kata Bambang, Rabu (6/1/2021).

Ketika itu pihak hotel langsung menghubungi polisi.

Baca juga: Zodiak Keuangan Besok Rabu 20 Januari 2021: Tabungan Cancer Banyak, Pisces Akan Kehilangan Uang

Tidak ada petugas hotel yang berani mendekat ke kamar tempat jenazah korban berada itu sebelum polisi tiba di lokasi.

Di sisi lain petugas hotel meminta kepada rekan korban untuk tidak meninggalkan lokasi.

"Dua temannya sempat mau pergi, tapi saya tahan. Saya bilang nanti dulu, tunggu polisi datang," lanjutnya.

Bambang melanjutkan, korban sudah menginap di hotel tersebut kurang lebih selama seminggu bersama dua pria yang mengaku sebagai rekannya.

"Mereka Extend di sini, jadi pindah-pindah kamar sebanyak tiga kali selama satu minggu menginap di sini. Selama menginap, mereka tidak ada gelagat mencurigakan. Korban juga dalam keadaan sehat," kata Bambang.
(Tribun Lampung/TribunnewsBogor.com/Sripoku)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Agus Tak Bisa Tidur Nyenyak, Setiap Malam Dihantui Arwah Korban yang Dibunuhnya

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved