Breaking News:

Banyak Jalan Berlubang, Pengguna Jalan Keluhkan Buruknya Ruas Jalan Jatiwangi-Sumberjaya Majalengka

Ruas jalan raya provinsi yang menghubungkan Jatiwangi-Sumberjaya Majalengka banyak yang berlubang. Kondisi ini banyak dikeluhkan warga

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
JALAN BERLUBANG - Ruas Jalan Jatiwangi-Sumberjaya Majalengka tepatnya masuk wilayah Desa Sindangwasa, Kecamatan Palasah berlubang, Sabtu (16/1/2021). Hal itu mengakibatkan penggunaan jalan harus berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Ruas Jalan Provinsi yang menghubungkan Jatiwangi-Sumberjaya Majalengka banyak yang berlubang.

Pantauan Tribun, jalan berlubang itu berada di sejumlah titik.

Seperti di ruas jalan Jatiwangi dan juga di wilayah Desa Sindangwasa, Kecamatan Palasah.

Baca juga: INI Gaji Per Bulan Komjen Listyo Sigit Prabowo Sebagai Polisi, Listyo Jadi Calon Tunggal Kapolri

Baca juga: Duh, Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon Capai 5,8 Persen, Lebih Tinggi dari Jabar

Bahkan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, warga setempat menandai lubang tersebut dengan ban.

Kondisinya seperti itu dikeluhkan pengguna jalan.

“Biasanya dari Jatiwangi ke wilayah Palimanan hanya 45 menit. Sekarang satu jam lebih karena buruknya kualitas jalan, banyak lubangnya,” ujar Ibin (38), salah seorang supir dump truk pasir saat dimintai keterangannya, Sabtu (16/1/2021).

Buruknya infrastruktur jalan, lanjut Ibin, mempengaruhi biaya perawatan mobil.

Terutama, di sektor kaki-kaki yang menjadi cepat rusak.

“Penggantian spare part seperti laher bearing roda jadi lebih sering. Tentunya merugikan bagi yang usaha seperti kami yang hanya punya 1-2 unit mobil dump truk. Belum untuk bayar cicilan kredit ke bank,” ucapnya.

Hal senada dikeluhkan, Guntara (42), warga Kecamatan Sumberjaya.

Ia mengeluhkan seringnya banjir atau jalan terendam air di ruas jalan provinsi tersebut.

“Bahkan, jika hujan melanda kawasan tersebut, sering melihat kecelakaan tunggal karena lubang ketutup sama genangan. Ini yang membahayakan," jelas dia.

Guntara juga mengeluhkan rusaknya ruas jalan provinsi yang rusak parah dan banyak lubang itu udah saatnya diaspal ulang.

“Sekarang paling ditambal. Namun, 3-7 hari lagi bolong lagi karena derasnya air hujan. Jadi percuma, harusnya diaspal ulang,” kata bapak dua anak ini. 

Baca juga: Heboh Dianggap Berani Ramal Jokowi Lengser, Mbak You Diserang Netizen Lalu Mbak You Klarifikasi Gini

Baca juga: Naja, Hafiz Cilik Punya Ikatan Emosional dengan Syekh Ali Jaber, Nangis, Akui Kehilangan Sang Ulama

Penulis: Eki Yulianto
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved