Breaking News:

Pemuda Tewas Dihajar Massa dan Mayatnya Dibiarkan Tanpa Busana di Tengah Sawah, Ini Penyebabnya

Belakangan diketahui, mayat itu adalah Surip (30), warga Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pelaku pembunuhan saat digiring polisi di Mapolres Indramayu, Rabu (13/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Warga di Blok Kedokan Kelep Desa Sukasari, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di areal pesawahan.

Kejadian itu terjadi pada Kamis (7/1/2021).

Belakangan diketahui, mayat itu adalah Surip (30), warga Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh Susilo Herlambang mengatakan, dari hasil penyelidikan polisi, korban awalnya dituduh maling entog.

Baca juga: Gadis Muda Dijual Ibu Kandungnya Rp 350 Ribu, Digerebek di Hotel Saat Layani Pria Hidung Belang

Baca juga: Bayi dalam Tas Kain Digantung di Pagar Panti Asuhan, Dikira Suara Kucing Ternyata Rintihan Bayi

Ia diteriaki dan diamuk massa hingga akhirnya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. 

Wajah korban pun penuh luka, bengkak, dan memar seusai dihajar menggunakan bilah balok.

"Mereka secara bersama-sama melakukan penganiayaan atau kekerasan terhadap seseorang yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara kepada Tribuncirebon.com, Kamis (14/1/2021).

Lanjut Kapolres, satu dari tersangka pembunuhan itu mengaku bersalah dan menyerahkan diri ke polisi.

Sedangkan tiga tersangka lainnya diringkus polisi pada 9 Januari 2021, total ada 4 tersangka yang diamankan polisi.

Mereka adalah STB (29), DLTD (26), RND (38), dan WDWRW (48). Keempat pelaku merupakan warga Kabupaten Indramayu.

Oleh para tersangka, mayat korban lalu dibuang di areal pesawahan dengan kondisi penuh luka dan tanpa berbusana.

Mereka melucuti pakaian korban hingga hanya menyisakan celana dalam saja.

"Para pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dikenakan Pasal 170 KUH-Pidana dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun," ujar dia.

Baca juga: Tampilkan Otot Lengan Ariel NOAH Tak Ragu Disuntik Vaksin, Risa Saraswati Justru Takut Hal Ini

Baca juga: Syekh Ali Jaber, Sosok Ulama Ramah dan Moderat, Pernah Jadi Korban Penusukan, Sempat Positif Covid

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved