Anak Yatim Hilang Ditemukan di Bogor
Hilang 8 Bulan Dua Anak Yatim Menggelandang di Jakarta Ngamen hingga Tidur di Emperan, Ini Sebabnya
Tantri Aryanti menceritakan, ia awalnya marah kepada ibunya karena kurang mendapat perhatian dan kabur.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tantri Aryanti menyampaikan, dirinya menyesal telah kabur dari rumah, ia juga berjanji tidak ingin mengulanginya lagi.
"Nyesel, gak mau lagi. Sekarang seneng bisa pulang," ujarnya.
Baca juga: Keluarga Kapten Didik Singkirkan Karangan Bunga Belasungkawa, Masih Berharap Ada Keajaiban Tuhan
Baca juga: Bayi Usia 7 Hari Ditinggal Sang Ayah, Korban Jatuhnya Sriwijaya Air: Sempat Video Call Liat Anak
8 Bulan Hilang Ditemukan di Bogor
Dua anak asal Desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu yang sebelumnya dilaporkan hilang selama 8 bulan lamanya kini ditemukan.
Mereka adalah Tantri Aryanti (13 tahun) dan Sahadah (14 tahun).
Keduanya merupakan anak yatim sekaligus sahabat dekat.
Jumaenih (50) ibu dari Tantri Aryanti mengatakan, anaknya bersama sahabatnya Sahadah itu ditemukan di daerah Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Minggu (10/1/2021) kemarin.

"Ada yang fotoin fotonya Tantri lagi tiduran," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (12/1/2021).
Jumaenih menceritakan, orang yang memberitahu keberadaan Tantri dan Sahadah mengaku mengetahui soal hilangnya dua anak itu viral di media sosial.
Ia pun berinisiatif memfoto keduanya dan melapor ke Polsek Balongan untuk mengkonfirmasi apakah anak yang dilaporkan menghilang adalah anak yang ditemuinya.
Setelah diteliti, foto itu identik dengan wajah Tantri dan Sahadah.
Pada malam itu, polisi pun ditemani keluarga melakukan penjemputan ke Kabupaten Bogor.
Selain memberitahu keberadaan Tantri dan Sahadah, orang tersebut juga mengasuh keduanya.
Saat ditemukan keduanya dalam kondisi sehat dan baik-baik saja.
Baca juga: Sudah 8 Bulan Dua Anak Yatim di Indramayu Tak Pulang ke Rumah, Sang Ibu Terus Menangis Tiap Hari
Baca juga: Keluarga Kapten Didik Singkirkan Karangan Bunga Belasungkawa, Masih Berharap Ada Keajaiban Tuhan
"Alhamdulillah sekarang sudah ketemu, bahagia banget," ujar Jumaenih.
Sebelumnya, kedua anak yatim itu dilaporkan menghilang pada Minggu (19/4/2020) lalu sekitar pukul 17.30 WIB.
Saat itu Tantri Aryanti bersama temannya Sahadah yang juga merupakan anak yatim hendak berangkat mengaji.
Menghilangnya Tantri juga membuat ibunya, Jumaenih menangis setiap hari hingga jatuh sakit, ia tak kuasa menahan kesedihan atas menghilangnya anak keempatnya tersebut.