Breaking News:

KESAKSIAN Nelayan, Terjadi Ledakan Api Saat Pesawat Terjun ke Laut di Kepulauan Seribu

peristiwa terjadi pada Selasa siang sekitar pukul 14.30 WIB. Djunaedi menyatakan bahwa ia menerima informasi tersebut dari pihak kelurahan setempat.

Editor: Machmud Mubarok
google.com
Pesawat Penumpang Tujuan Pontianak dari Jakarta Dikabarkan Hilang Kontak, Sabtu 9 Januari 2020 petang WIB. 

TRIBUNCIREBON.COM - Bupati Kepulauan Seribu Djunaedi mengatakan, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak jatuh di sekitar Pulau Laki. "Betul (di Pulau Laki)," ujar Djunaedi kepada Kompas.com, ketika dikonfirmasi, Sabtu (9/1/2021).

Menurut Djunaedi, peristiwa terjadi pada Selasa siang sekitar pukul 14.30 WIB. Djunaedi menyatakan bahwa ia menerima informasi tersebut dari pihak kelurahan setempat.

Dari pihak kelurahan ia menerima informasi bahwa seorang nelayan bubu sempat melihat ledakan api dari peristiwa tersebut, kemudian meminta tolong kepada warga sekitar.

Baca juga: Jembatan Citalegong Ambruk Dihantam Material Longsor, Jalur Provinsi Talegong-Cisewu Terputus

Baca juga: Empat Pendaki Diduga Tersesat di Gunung Patuha Ciwidey, Kantor SAR Bandung Turunkan Tim Rescue

Baca juga: Seorang Ibu di Garut Mau Melahirkan Terpaksa Ditandu Karena Terhalang Longsor, Ban Ambulans Bocor

"Ya saya dapat informasi dari kelurahan dari nelayan bubu ada orang yang minta tolong, ada ledakan api di sekitar Pulau Laki," lanjutnya.

Kini, tim dari BASARNAS sedang menuju lokasi kejadian. "BASARNAS sedang ke lokasi. Belum ada lagi informasi ke saya," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Pesawat komersial milik Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak Kalimantan Barat ( Kalbar) dikabarkan hilang kontak, Sabtu (9/1/2021).

Kabar itu diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.

"Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," kata Adita kepada Kompas.com, Sabtu (9/1/2021).

 Adita mengatakan, saat ini masih berjalan proses investigasi dan pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain," ujar dia. 

Baca juga: Polresta Cirebon Siap Amankan Pendistribusian Vaksin Covid-19,

Baca juga: Jembatan Citalegong Ambruk Dihantam Material Longsor, Jalur Provinsi Talegong-Cisewu Terputus

Baca juga: Empat Pendaki Diduga Tersesat di Gunung Patuha Ciwidey, Kantor SAR Bandung Turunkan Tim Rescue

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved