Seorang Ibu di Garut Mau Melahirkan Terpaksa Ditandu Karena Terhalang Longsor, Ban Ambulans Bocor
Khasanudin menjelaskan pasien akhirnya ditandu bersama Babinsa dan petugas kesehatan Kecamatan Peundeuy.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Seorang Ibu yang tengah hamil terpaksa ditandu sejauh 500 meter karena akses jalan yang dilalui tertutup longsor.
Peristiwa tersebut terjadi Jum'at sekita pukul 16:00 WIB dan dibenarkan oleh Danramil 1117/Singajaya, Kapten Chb Khasanudin.
"Itu terjadi sesaat setelah hujan deras, saya sedang monitoring beberapa titik longsor di jalan Karang Agung, tiba-tiba kepala puskesmas telepon bahwa ada seorang ibu yang akan melahirkan, sementara jalan yang dilalui tak bisa dilewati," katanya saat diwawancarai Tribunjabar.id, Sabtu (9/1/2021).
Baca juga: Komnas HAM: Polisi Perintahkan Ambil Rekaman CCTV di Warung KM 50 dan Rekaman HP Warga Dihapus
Baca juga: Sarwendah Merasa Diteror Sosok Yang Terus Menguntitnya, Saat Didatangi Ruben Onsu Sosok Itu Hilang
Baca juga: Bupati Karawang Cellica Kecewa Manajemen Pabrik Kopi Tak Lapor 71 Karyawan Positif Covid-19
Khasanudin menjelaskan pasien akhirnya ditandu bersama Babinsa dan petugas kesehatan Kecamatan Peundeuy.
"Kemudian saya tandu, melewati longsoran yang jaraknya 500 meter, diujung jalan sana tengah menunggu satu unit ambulans dari Kecamatan Singajaya yang siap untuk mengevakuasi pasien," ungkapnya.
Ketegangan proses evakuasi tidak sampai disitu, setelah pasien berhasil dievakuasi mendekati Ambulans, tiba-tiba ambulans tersebut mengalami bocor ban.
"Begitu sampai ke tempat mobil yang menunggu, mobil itu bannya meletus, waduhh subhanallah memang perjuangan," ungkap Khasanudin.
Setelah menunggu beberapa saat mengganti ban yang pecah, akhirnya pasien mulai diberangkatkan ke RSUD dr. Slamet Garut.
"Alhamdulillah tadi dapat info, pasien bernama Nyonya Dini dan bayinya tertolong dengan selamat melalui operasi caesar dengan berat badan 4,5 kilogram," katanya.
Pasien adalah warga Desa Saribakti Kecamatan Peundeuy Kabupaten Garut.
Kondisi terkini di Jalan Karang Agung sudah bisa dilewati pengendara dan terdapat enam titik longsoran.*