Breaking News:

Seorang Ibu di Garut Mau Melahirkan Terpaksa Ditandu Karena Terhalang Longsor, Ban Ambulans Bocor

Khasanudin menjelaskan pasien akhirnya ditandu bersama Babinsa dan petugas kesehatan Kecamatan Peundeuy.

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Petugas Babinsa dan petugas Kecamatan Peundeuy terpaksa menandu seorang ibu yang akan melahirkan namun perjalanan ke bidan terhalang longsor, Jumat (8/1/2021). euy. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Seorang Ibu yang tengah hamil terpaksa ditandu sejauh 500 meter karena akses jalan yang dilalui tertutup longsor.

Peristiwa tersebut terjadi Jum'at sekita pukul 16:00 WIB dan dibenarkan oleh Danramil 1117/Singajaya, Kapten Chb Khasanudin.

"Itu terjadi sesaat setelah hujan deras, saya sedang monitoring beberapa titik longsor di jalan Karang Agung, tiba-tiba kepala puskesmas telepon bahwa ada seorang ibu yang akan melahirkan, sementara jalan yang dilalui tak bisa dilewati," katanya saat diwawancarai Tribunjabar.id, Sabtu (9/1/2021).

Baca juga: Komnas HAM: Polisi Perintahkan Ambil Rekaman CCTV di Warung KM 50 dan Rekaman HP Warga Dihapus

Baca juga: Sarwendah Merasa Diteror Sosok Yang Terus Menguntitnya, Saat Didatangi Ruben Onsu Sosok Itu Hilang

Baca juga: Bupati Karawang Cellica Kecewa Manajemen Pabrik Kopi Tak Lapor 71 Karyawan Positif Covid-19

Khasanudin menjelaskan pasien akhirnya ditandu bersama Babinsa dan petugas kesehatan Kecamatan Peundeuy.

"Kemudian saya tandu, melewati longsoran yang jaraknya 500 meter, diujung jalan sana tengah menunggu satu unit ambulans dari Kecamatan Singajaya yang siap untuk mengevakuasi pasien," ungkapnya.

Ketegangan proses evakuasi tidak sampai disitu, setelah pasien berhasil dievakuasi mendekati Ambulans, tiba-tiba ambulans tersebut mengalami bocor ban.

"Begitu sampai ke tempat mobil yang menunggu, mobil itu bannya meletus, waduhh subhanallah memang perjuangan," ungkap Khasanudin.

Setelah menunggu beberapa saat mengganti ban yang pecah, akhirnya pasien mulai diberangkatkan ke RSUD dr. Slamet Garut.

"Alhamdulillah tadi dapat info, pasien bernama Nyonya Dini dan bayinya tertolong dengan selamat melalui operasi caesar dengan berat badan 4,5 kilogram," katanya.

Pasien adalah warga Desa Saribakti Kecamatan Peundeuy Kabupaten Garut.

Kondisi terkini di Jalan Karang Agung sudah bisa dilewati pengendara dan terdapat enam titik longsoran.*

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved