Empat Pendaki Yang Tersesat di Gunung Patuha Berhasil Ditemukan Dalam Keadaan Selamat
Empat orang pendaki yang tersesat saat turun di Puncak Gunung Patuha, telah ditemukan oleh Basarnas
Mendapat laporan itu, Kantor SAR Bandung berkoordinasi dengan Polsek Ciwidey. Lalu KPP Bandung memberangkatkan 1 tim rescue pada pukul 14.30 WIB.
Diperkirakan tim baru tiba di Patuha sekitar pukul 17.30. Karena jarak tempuh yang lumayan jauh, sekitar 52,44 km.
Sarana yang digunakan tim SAR adalah 1 Unit Rescue Car, 1 Set Pal SAR Navigasi Darat, 1 Set Peralatan Alkom
1 Set Peralatan Medis, dan APD Personal.
Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi langsung dari Kantor SAR Bandung mengenai informasi pendaki tersesat di Gunung Patuha ini.
Tersesat 3 Hari
Sebelumnya, peristiwa orang tersesat di gunung terjadi di kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.
Tersesat di dalam hutan selama beberapa bagi seseorang yang tidak memiliki keterampilan khusus sangat berisiko. Bahkan seringkali seorang atau kelompok yang tersesat didalam hutan itu bisa ditemukan sudah tidak bernyawa.
Namun berbeda yang dialami oleh Abi Abdillah (25). Warga Desa Palungseah RT02/08 Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi itu tersesat selama tiga hari di hutan sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Rabu (6/1/2021).
Abi berhasil ditemukan dalam keadaan masih bernyawa oleh tim petugas gabungan, setelah ada seorang warga di Kampung Cipeucang Kabupaten Sukabumi yang memberitahukan keberadaannya.
Baca juga: Rey Utami Curhat di YouTube, Tak Tahu Pablo Benua Sudah Bebas dari Rutan Cipinang,Langsung Direspons
Baca juga: Awal Tahun 2021, Penyebaran Covid-19 di Majalengka Makin Menggila, Kasus Terus Bertambah
Baca juga: Aksi Blusukan Mensos Risma Jadi Bahan Ejekan, Anggota Dewan Ini Bilang Risma Norak: Jangan Lebay Deh
Pemuda asli kelahiran Kabupaten Sukabumi tersebut, langsung dievakuasi Tim SAR gabungan serta pihak kepolisian dalam keadaan lemas dan dipenuhi luka goresan di tangan kanannya.
Sedangkan kakinya lecet karena berjalan selama tiga hari di dalam hutan untuk mencari pertolongan.
Minggu (3/1/2021), Abi ikut pergi bersama sejumlah rombongan pemburu hutan sekitar kawasan TNGGP. Tetapi Abi bukanlah seorang pemburu, namun ia hanya ingin sekedar menghilakan kepenatannya.
Sekitar pukul 10.30 WIB Abi yang tergolong pemuda pemalu tersebut bersama rombongannya tiba di lokasi tujuan. Karena Abi bukan seorang pemburu dirinya pun ditugasnya untuk menjaga kendaraan rombongan.
"Karena Abi bukan seorang pemburu, saya menyuruhnya menjaga mobil pick up rombongan, dan tidak boleh masuk hutan. Tetapi saat itu tiba-tiba ada seekor babi liar di jalan dan langsung dikejar anjing pemburu, lantas saya pun mengikutinnya," ucap Darwin (44) ketua rombongan pemburu.
Namun tanpa disadari Darwin, Abi tanpa disuruh sudah ada berada di belakangnya. Darwin yang tengah mengejar babi liar ke hutan dengan seekor anjingnya. Ketika ia menoleh kembali Abi sudah tidak ada.