Breaking News:

Internasional

Sebanyak 600 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta di Korea Utara, Korsel Dituding Jadi Penyebabnya

Sedikitnya 140 personel militer tewas dan lebih dari 230 lainnya cedera dalam kecelakaan itu

Tribun Jabar/Haryanto
Ilustrasi: Belasan bangkai gerbong kereta di Stasiun Kereta Api Purwakarta terbakar pada Jumat (5/7/2019) tengah malam. 

TRIBUNCIREBON.COM - Sebanyak 600 orang tewas dalam kecelakaan kereta api di Korea Utara.

Melansir Express.co.uk, sebuah kereta api dilaporkan tergelincir sehingga menewaskan sedikitnya 600 orang di Korea Utara

Kejadian tersebut telah memicu keprihatinan di antara penduduk setempat yang khawatir bahwa kecelakaan itu "bukanlah kecelakaan" setelah lebih dari separuh korban tewas adalah bagian dari militer.

Express.co.uk melaporkan, kecelakaan itu terjadi di Provinsi Chagang pada 15 November, antara stasiun Pusong dan Hoichon.

Sedikitnya 140 personel militer tewas dan lebih dari 230 lainnya cedera dalam kecelakaan itu, termasuk seorang kolonel senior dan kepala departemen politik akademi militer

Kementerian Keamanan Negara mengklaim, mata-mata yang dipekerjakan oleh Badan Intelijen Nasional Korea Selatan mungkin berada di balik kecelakaan itu, meskipun hal ini belum dikonfirmasi.

Namun, beberapa warga setempat khawatir mungkin ada alasan lain di balik kecelakaan itu.

Orang-orang juga meyakini terjadinya kecelakaan mendadak di jalur yang biasa digunakan oleh kereta api dari Pyongyang ke Manpo bukan hal yang kebetulan.

Seorang sumber mengatakan kepada Daily NK: “Ada kerugian besar di gerbong nomor 5, yang membawa petugas penghubung yang dikirim dari atas untuk menyampaikan perintah pelatihan, pasukan komunikasi yang membawa surat militer setiap hari, dan personel kembali ke unit mereka sebelum dimulainya musim dingin pelatihan di bulan Desember.

“Korban tewas termasuk komandan departemen teknis komando distrik Provinsi Chagang, seorang kolonel senior berusia 56 tahun dan kepala departemen politik Akademi Militer Lee Jae Sun, seorang kolonel berusia 55 tahun," jelas sumber tersebut.

Halaman
123
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved