Breaking News:

Anak Buah Jokowi, Moeldoko, Datangi Gedung Pakuan Bertemu Ridwan Kamil, Ada Urusan Apa Ya?

Moeldoko menyatakan Covid-19 masih menjadi ancaman yang tidak bisa diabaikan. Hal ini terlihat dari indikator terjadinya kenaikan kasus

Editor: Machmud Mubarok
Humas Jabar
Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI, Moeldoko, membahas mekanisme vaksinasi Covid-19 bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Jumat (4/12). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG -  Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI, Moeldoko, mendatangi Gedung Pakuan di Kota Bandung dan bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jumat (4/12).

Ia membahas mekanisme vaksinasi Covid-19 bersama Ridwan Kamil

Mereka membicarakan sejumlah permasalahan yang harus diselesaikan agar saat prosesnya nanti berjalan, tidak menimbulkan polemik.

Moeldoko menyatakan Covid-19 masih menjadi ancaman yang tidak bisa diabaikan. Hal ini terlihat dari indikator terjadinya kenaikan kasus di berbagai daerah. Keberadaan vaksin menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan pandemi yang terjadi.

Baca juga: Driver Ojol Mengigil dan Gemetaran Ketika Antar Pesanan Makanan Saat Hujan Besar, Warganet Terenyuh

Baca juga: Dear Papa Teddy, Putri Delina Sering Lho Belikan Susu dan Popok untuk Bintang, Sule heran pada Teddy

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Mau Diperiksa Senin, Kalau Ada Simpatisan yang mengawal, Bakal Disikat Polisi

Kedatangannya ke Gedung Pakuan di Kota Bandung menemui Ridwan Kamil tidak terlepas dari instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta para kepala daerah bekerja lebih keras untuk mengatasi kasus yang terjadi.

“Kami diskusi dengan Gubernur Jawa Barat dan kira-kira bagaimana implementasi kan kalau vaksin nanti datang. Beberapa catatan tadi saya dapatkan,” kata Moeldoko di Gedung Pakuan, Jumat (4/12).

Dalam catatan hasil diskusi bersama Ridwan Kamil tersebut, kata Moeldoko, dinyatakan bahwa setiap satu orang membutuhkan waktu vaksinasi paling cepat 45 menit. Setelah mendapat suntikan, orang tersebut harus menunggu reaksi selama 30 menit sebelum bisa kembali pulang.

Di sisi lain, kondisi puskesmas yang ada di daerah-daerah tidak memiliki kapasitas yang sama dalam melayani jumlah warga.

Dibutuhkan fasilitas penunjang yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat penyuntikan vaksin. Meski demikian, ia tidak menjelaskan prediksi kapan vaksin akan hadir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved