Breaking News:

Sebuah 'Pabrik Bayi' Digerebek Polisi, Pekerjakan Pria untuk Hamili Wanita, Bayi Langsung Dijual

Tempat yang disebut 'Pabrik Bayi' tersebut mempekerjakan para pria untuk menghamili wanita dan menjual bayinya. 

net
Ilustrasi wanita hamil 

TRIBUNCIREBON.COM- Sebuah sindikat perdagangan manusia, tepatnya bayi di Nigeria digerebek polisi, Selasa (1/12/2020).

Dilansir Al Jazeera, tempat yang disebut 'Pabrik Bayi' tersebut mempekerjakan para pria untuk menghamili wanita dan menjual bayinya. 

Sebanyak 10 orang berhasil diselamatkan polisi dari rumah bersalin ilegal, diantaranya empat anak dan enam wanita.

Sebanyak empat dari enam wanita itu sedang mengandung, jelas seorang jubir pada Rabu (2/12/2020).

Operasi penggerebekan itu dilakukan di sebuah 'Pabrik Bayi' di daerah Mowe, negara bagian Ogun barat daya.

Baca juga: Acara Swinger Berujung Malapetaka, 41 Orang Terinfeksi Covid-19, Sang Penyelenggara Menyesal

'Pabrik Bayi' di Nigeria Digerebek Polisi, 4 Wanita Hamil Diselamatkan dari Perdagangan Manusia
'Pabrik Bayi' di Nigeria Digerebek Polisi, 4 Wanita Hamil Diselamatkan dari Perdagangan Manusia (Channels Television Youtube)

Sebelumnya, polisi telah mengadili seorang wanita yang terlibat dengan perdagangan manusia.

"Bertindak sebagai petunjuk, orang-orang kami menyerbu rumah bersalin ilegal dan menyelamatkan 10 orang, termasuk empat anak dan enam wanita, empat di antaranya sedang hamil," kata juru bicara polisi Abimbola Oyeyemi kepada kantor berita AFP.

Baca juga: Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah Positif Covid-19, Sudah 4 Menteri Pembantu Jokowi Terpapar Corona

Oyeyemi mengatakan, para wanita di sana mengaku kepada polisi bahwa pemilik 'Pabrik Bayi' mempekerjakan pria-pria.

Mereka bertugas menghamili para wanita, kemudian menjual bayi yang baru lahir untuk mendapat keuntungan.

Adapun yang disebut 'Pabrik Bayi' adalah klinik medis swasta berstatus ilegal.

Halaman
123
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved