Breaking News:

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Kirim Pesan kepada Rizieq Shihab, Singgung Penegakan Protokol Kesehatan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah mengirim pesan kepada tokoh-tokoh agama, termasuk Habib Rizieq Shihab soal protokol kesehat

Editor: Mutiara Suci Erlanti
ISTIMEWA Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kirim pesan kepada Habib Rizieq, singgung soal protokol kesehatan. 

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah mengirim pesan kepada tokoh-tokoh agama, termasuk Habib Rizieq Shihab.

Pesannya untuk menyesuaikan diri dalam beraktivitas dan menggelar kegiatan di tengah pandemi Covid-19, dengan menegakkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Saya sudah mengirimkan pesan kepada Habib Rizieq, juga melalui habib-habib yang lain, agar mampu memahami situasi yang tidak mudah ya, dalam pengendalian Covid-19," katanya di Hotel Savoy Homann Bandung, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Nikita Mirzani Tak Sudi Rekam Dirinya Saat Bercinta: Gue Badannya Bagus, Rugi Dilihat Banyak Orang

Baca juga: Periode Menstruasi Kamu Lebih Singkat? Wanita Harus Hati-hati, 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Baca juga: Dulu Mutasi Kapolres yang Gelar Resepsi saat Covid, Nana Sudjana Dicopot Jabatan Karena Abai Prokes

Para habib dan tokoh agama, katanya, harus melaksanakan adaptasi kebiasaan baru seperti masyarakat lainnya.

Dengan melaksanakan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Tetap, acara Maulid Nabi, acara apa pun terselenggara, tapi gunakan teknologi, seperti Zoom kan begitu ya. Seperti yang kami gunakan pada saat kami harus menyapa orang dengan jumlah yang banyak, tapi mengikuti protokol kesehatan," tuturnya.

Emil mengatakan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru ini dimohon untuk diterapkan di manapun.

Dirinya pun tidak berharap ada pelarangan-pelarangan penggelaran acara, asalkan protokol kesehatan ini dilaksanakan.

Pada dasarnya, kata Emil, pihaknya ingin tetap produktif walaupun sedang menghadapi Covid-19, yaitu beradaptasi dari kebiasaan lama yang masih suka berkerumun menjadi tetap produktif, tapi menggunakan teknologi dan menggunakan cara baru yang menghindari kerumunan.

"Saya mengimbau kepada semua pihak dan tokoh yang punya pengaruh, untuk bisa mengendalikan dari dirinya dulu. Karena kalau sudah follower-nya atau kelompoknya berkumpul, itu lebih susah dikendalikan," tuturnya. 

Baca juga: Hari Ini Gisel Dipanggil Polisi Soal Video Syur Durasi 19 Detik, 2 Tersangka Berani Sebut Inisial GA

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Mendagri Tegur Kepala Daerah yang Abai Protokol Kesehatan: Jangan Pandang Bulu

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved