Breaking News:

Virus Corona

Kasus Covid-19 Tembus 5000 per Hari, Doni Monardo Sebut Libur Panjang Akhir Tahun Bisa Ditiadakan

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menanggapi perihal kenaikan kasus Covid-19 yang mencapai 5000 per hari

Kompas TV
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menanggapi perihal kenaikan kasus Covid-19 

TRIBUNCIREBON.COM- Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menanggapi perihal kenaikan kasus Covid-19 yang mencapai 5000 per hari, Minggu (15/11/2020)

"2 hari terakhir ini di atas 5 ribu. Angkanya relatif mengalami peningkatan dibandingkan beberapa minggu terakhir ini. Bahkan, tiga hari yang lalu mencapai rekor tertinggi selama periode 8 bulan terakhir," kata Doni Monardo dilansir dari tayangan Kompas TV.

Menurutnya, peningkatan kasus Covid-19 ini diduga berhubungan dengan kebijakan libur panjang yang diberlakukan pada akhir Oktober lalu.

Baca juga: Al Ghazali Ngebet Nikah Muda, Apa Kata Ahmad Dhani dan Maia Estianty?

Baca juga: 15 Tahun Timor Leste Merdeka, Eurico Gutteres Tuntut Hal Ini Kepada Indonesia, Bawa Nama Wiranto

Baca juga: 6 Cara Memusnahkan Lemak di Perut, Kalau Dilakukan Rutin Selama 30 Hari, Haislnya Sesuai Harapan

Baca juga: Terungkap Satu Sosok yang Ditakuti Nikita Mirzani, Berantem Langsung Dikirim Bunga Bela Sungkawa

Doni menyebut kondisi Covid-19 saat ini relatif lebih terkendali jika dibandingkan periode setelah libur panjang pada Agustus dan awal September 2020 lalu.

"Membandingkan libur panjang pada Agustus akhir dan September awal, saat ini kita lihat bahwa angka untuk pasien yang dirawat ini masih dalam batas-batas yang terkendali. Yaitu seperti yang di wisma atlet, posisinya masih di angka 53 persen sementara yang untuk DKI 68 persen", ungkap Doni.

Meski demikian, dirinya berharap agar tidak ada penambahan kasus Covid-19 lagi.

Satgas mengaku saat ini masih akan mendalami dan mengikuti perkembangan seminggu ke depan.

"Apakah dampak libur panjang kemarin berdampak pada peningkatan jumlah kasus, atau karena sudah semakin baik masyarakat menerapkan dalam liburan kemarin, liburan aman dan nyaman tanpa kerumunan," kata Doni.

Jika tidak berdampak signifikan, bisa jadi libur panjang berikutnya akan kembali dilaksanakan.

"Kalau ini bisa diketahui kasusnya tidak mengalami peningkatan dan kita masih bisa mengendalikannya dengan baik, Insya Allah pada akhir tahun yang akan datang, kita tetap akan memberikan masukan kepada pemerintah untuk bisa melanjutkan libur panjang", tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved