Alat Berat Mulai Evakuasi Jembatan Ambruk di Kuningan, Sementara akan Dibuatkan Jembatan Darudat
Sementara untuk pembangunan kembali, kata dia, pihaknya akan melakukan penghitungan anggaran dalam kegiatan selanjutnya.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Akses jembatan selain menghubungkan dua desa, jalur itu juga biasa dilalui warga dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Kadugede, Nusaherang dan Darma.
Baca juga: Tak Perlu Pergi ke Dokter, Begini Cara Cek Kadar Kolesterol Anda di Rumah, Lakukan Langkah Ini
Baca juga: Anggota TNI di Sumedang Dikeroyok Tiga Pengendara Motor, Pelaku Berhasil Diringkus Polisi
"Iya akses jembatan ini untuk warga desa sekitar dan peristiwa ambruknya jembatan terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB," katanya.
Tidak ada korban dalam kejadian ambruknya jembatan ini.
"Pihak pemerintah desa setempat telah memblokir jalur menuju jembatan tersebut dan melapor ke Polsek serta ke BPBD Kuningan," ungkapnya.
Hal serupa juga dikatakan Kepala Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, Masdja menyebutkan bahwa ambruknya jembatan penghubung Desa Ciherang dan Desa Jambar itu diduga karena jembatan tidak kuat lagi menahan beban karena pondasi yang tergerus aliran sungai.

"Itu pondasinya terus terusan tergerus air sungai jadi kemungkinan sudah tidak kuat menahan beban. Juga usia jembatan yang sudah tua juga jadi salah satu penyebabnya," kata Masdja.
Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Senin 9 November: Waspada Hujan & Angin Kencang di 4 Wilayah
Akibat putusnya jembatan itu kata Masdja, warga Desa Ciherang yang ingin menuju Desa Jambar maupun sebaliknya harus melalui jalan lain dengan memutar sejauh 5 kilometer.
"Sementara muter dulu jalannya, lebih jauh kalau lewat jembatan ini kurang dari dua kilometer. Tapi kalau muter bisa lebih dari lima kilometer jaraknya," katanya.
Akibat ambruknya jembatan tadi, kata dia, area sawah yang berada tepat di sisi jembatan tersebut juga ikut terancam.
"Untuk irigasi luas sawah di desa kami memang sedikit gunakan air, namun lahan sawah Desa Bayuning (Desa tetangga) itu semua pengairan untuk sawah dari sungai ini," katanya. (*)