Jembatan Penghubung di Kuningan Ambruk
Detik-detik Jembatan Penghubung di Desa Ciherang Kuningan Ambruk, Awalnya Hanya Bagian Ujung Retak
Warga mengungkapkan detik-detik Jembatan penghubung antara Desa Ciherang dan Desa Jambar, Kuningan ambruk.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
"Pihak pemerintah desa setempat telah memblokir jalur menuju jembatan tersebut dan melapor ke Polsek serta ke BPBD Kuningan," ungkapnya.
Hal serupa juga dikatakan Kepala Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, Masdja menyebutkan bahwa ambruknya jembatan penghubung Desa Ciherang dan Desa Jambar itu diduga karena jembatan tidak kuat lagi menahan beban karena pondasi yang tergerus aliran sungai.

"Itu pondasinya terus terusan tergerus air sungai jadi kemungkinan sudah tidak kuat menahan beban. Juga usia jembatan yang sudah tua juga jadi salah satu penyebabnya," kata Masdja.
Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Senin 9 November: Waspada Hujan & Angin Kencang di 4 Wilayah
Akibat putusnya jembatan itu kata Masdja, warga Desa Ciherang yang ingin menuju Desa Jambar maupun sebaliknya harus melalui jalan lain dengan memutar sejauh 5 kilometer.
"Sementara muter dulu jalannya, lebih jauh kalau lewat jembatan ini kurang dari dua kilometer. Tapi kalau muter bisa lebih dari lima kilometer jaraknya," katanya.
Akibat ambruknya jembatan tadi, kata dia, area sawah yang berada tepat di sisi jembatan tersebut juga ikut terancam.
"Untuk irigasi luas sawah di desa kami memang sedikit gunakan air, namun lahan sawah Desa Bayuning (Desa tetangga) itu semua pengairan untuk sawah dari sungai ini," katanya. (*)