Breaking News:

Viral Dua Pemuda Nekat Mencuri Sepeda di Asrama TNI AD, Dijual Rp 1 Juta Duitnya Buat Game Online

Dua pelaku itu bernama Bayu Ananta dan Cep Indra. Pelaku diamankan saat sedang bermain game di warung internet yang terletak di wilayah Cikawao, Kota

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Nazmi Abdurahman
Kapolsek Lengkong, Kompol Kusna Djefridja menunjukkan sepeda curian di Mapolsek Lengkong, Jumat (6/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Dua pencuri sepeda di asrama TNI AD Kota Bandung dibekuk anggota Polsek Lengkong, Minggu 1 November 2020.

Dua pelaku itu bernama Bayu Ananta dan Cep Indra. Pelaku diamankan saat sedang bermain game di warung internet yang terletak di wilayah Cikawao, Kota Bandung.

"Alhamdulillah, pelaku yang kedua ini berhasil ditangkap di Cikawao sedang bermain warnet," ujar Kapolsek Lengkong, Kompol Kusna Djefridja di Mapolsek Lengkong, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Teddy Mengamuk, Berkas Warisan Lina Sudah Diambil Putri Delina Secara Diam-diam, Putri Ogah Ketemuan

Baca juga: Bupati KBB Murka Lihat Isi Kulkas Dirut RSUD Cikalong Wetan Penuh Cemilan, tapi Karyawan Gak Digaji

Baca juga: Mahasiswi Unwir Indramayu Jadi Miliarder dari Bisnis Kos-kosan, Pernah Didatangi Banyak Preman

Baca juga: Lowongan Kerja di BUMN, Masih Banyak Posisi Kosong di PT Telkom, Pendaftaran Hingga 31 Desember

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku menjual sepeda yang dicurinya secara melalui online senilai Rp 1 juta.

Dari keterangan pelaku, Polisi lalu mengamankan penadah bersama barang bukti sepeda yang dicuri. Aksi keduanya pun sempat terekam kamera CCTV yang dipasang di sekitar lokasi.

"Kita amankan penadah dan barang bukti," katanya.

Kedua pelaku ini sudah melakukan aksinya sebanyak 12 kali disejumlah lokasi di Kota Bandung. Dalam melakukan aksinya, dua pelaku ini biasanya datang berjalan kaki sambil mengamati lokasi atau target pencurian.

"Dia jalan kaki dulu, setelah dilihat ada sepeda, dia pelajari dulu dan besok lusa baru diambil," ucapnya.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP hukuman penjara maksimal tujuh tahun dan 480 KUHP hukuman penjara maksimal empat tahun.

Tak Tahu di Asrama TNI

Bayu Ananta (25) alias Tatang, pelaku pencurian sepeda mengaku tak tahu jika sepeda yang dicurinya berada di asrama TNI AD.

Kapolsek Lengkong, Kompol Kusna Djefridja mengatakan, dari hasil pemeriksaan pelaku yang sudah 12 kali mencuri sepeda ini mengaku tidak tahu jika rumah yang jadi targetnya itu merupakan asrama TNI AD.

"Pengakuannya nggak tahu (asrama TNI), karena itu jalan umum. Namun ya lihat dari warna kan kalau asrama, lain ya, kalau asrama TNI AD cat-nya seragam. Kalau pengakuan, dia nggak tahu," ujar Kusna, di Mapolsek Lengkong, Jalan Buahbatu, Kota Bandung, Jumat (6/11/2020).

Kepada Polisi, Bayu mengaku sepeda hasil curiannya dijual secara online dengan harga Rp. 1 juta. Uang tersebut, kemudian digunakan untuk ber main game online.

"Motifnya hanya ingin memiliki, butuh uang," katanya.

Sebelum melakukan aksinya, kata Kusna, pelaku biasanya pengintai lokasi. Selang beberapa hari, pelaku baru melancarkan aksinya dengan berjalan kaki.

"Pertama jalan kaki, setelah lihat, nggak langsung diambil. Dipelajari besok lusanya baru diambil," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved