Human Interest Story

Wartem Selalu Mimpi Bayi Kembar Siamnya yang Wafat Sebelum Operasi Pemisahan: Saya Sayang Banget

Bayi mungil yang diberi nama Dana dan Danu itu hanya mampu bertahan hidup selama 4 hari saja.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Warkem (22) warga Desa Sukadadi, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu saat berziarah ke makam anaknya yang terlahir kembar siam, Minggu (25/10/2020). 

"Kalau lagi kangen suka ziarah saja di sana ke kuburan," ucapnya.

Kembar siam Dana dan Danu

Tanggal 22 September 2020 menjadi hari yang tak bisa dilupakan bagi pasangan suami istri Caskidi (22) dan Warkem (22) warga Desa Sukadadi, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, bayi kembar siam mereka, Dana dan Danu yang sekaligus anak pertama pasutri keluarga petani ini harus merenggang nyawa.

Saat ditemui Tribuncirebon.com di kediamannya, Warkem menceritakan bahwa bayi kembar siam yang ia lahirkan pada 18 September 2020 lalu itu kini sudah tiada.

Baca juga: Jokowi Setuju Gaji Karyawan Swasta, PNS, TNI, Polri akan Dipotong 2,5% Mulai Januari 2021

"Semenjak lahir saya belum pernah nengok, belum pernah lihat wajahnya sama sekali," ujar dia, Minggu (25/10/2020).

Raut wajah sedih pun tak bisa Warkem sembunyikan, anak yang semestinya menjadi anak yang istimewa itu hanya bisa hidup selama 4 hari saja.

Bayi mungil itu menghembuskan napas terakhir di RSUD Indramayu.

Baca juga: LINK LIVE STREAMING MotoGP Teruel 2020 Malam Ini, Takaaki Nakagami Mulai dari Posisi Terdepan

Baca juga: Enam Bulan Sebelum Meninggal Dunia Seseorang Alami Tanda-tanda Ini, Perhatikan Garis-garis di Dahi

Padahal saat itu, Dana dan Danu hendak dirujuk ke Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk operasi pemisahan tubuh.

"Meninggalnya di rumah sakit, belum sempat dipisah," ujar dia.

Warkem mengaku sangat terpukul. Terlebih selama ini ia belum pernah sekalipun melihat langsung wajah putranya itu.

Saat proses pemakaman Dana dan Danu pun, Warkem tak kuasa menahan kesedihan. Ia tak hadir saat pemakaman karena tak tega.

Baca juga: Gempa Pangandaran Terasa hingga Beberapa Daerah di Kuningan, BPBD: Tidak Ada Kerusakan Akibat Gempa

"Saya di rumah saja, saya gak mau gak tega, lihat wajah anak saya saja cuma dari foto yang difoto kakak saya," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dana dan Danu lahir RS MM Indramayu pada 18 September 2020.

Tubuh keduanya menyatu mulai dari bagian pusar sampai dengan dada. Namun, anggota tubuh lainnya utuh.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved