Gempa Pangandaran
Gempa Pangandaran Terasa hingga Beberapa Daerah di Kuningan, BPBD: Tidak Ada Kerusakan Akibat Gempa
Berdasarkan pengecekan dan sejumlah laporan masuk, kata Indra memastikan tidak ada dampak kerusakan dari gempa yang terjadi itu.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Sejumlah warga di daerah Kabupaten Kuningan heboh merasakan guncangan gempa magnitudo 5,9 yang terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Minggu (25/10/2020) pagi sekitar pukul 07.56 WIB.
Kepala Desa Gunung Aci, yakni Aceng mengatakan, getarannya cukup terasa namun hanya sebentar saja.
“Iya terasa ada guncangan,” katanya.
Baca juga: Bayi Nyaris Tertimpa Tembok Akibat Gempa Pangandaran, Ayah Bayi Langsung Memburunya hingga Luka-luka
Baca juga: Baru Saja Terjadi Gempa Pangandaran Magnitudo 5.9, Tak Berpotensi Tsunami, Terasa Kencang di Bandung
Hal sama juga dirasakan warga Kuningan kota, yakni warga Lamepayung mengatakan, terasa sekali getaran gempa barusan.
“Awalnya saya kira saya sedang pusing tapi setelah melihat air galon dan kolam juga ikut bergoyang," ungkapnya.
Terpisah saat dikonfrimasi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Batu mengatakan bahwa getaran gempa Pangandaran terasa di sejumlah titik di Kabupaten Kuningan.
"Seperti di Kecamatan Subang, Selajambe, Cilebak dan Kecamatan Kadugede,” katanya.
Mantan Camat Subang ini mengatakan, geteran terjadi sama ada di beberapa wilayah (keras getarannya).
“Terutama wilayah Kuningan selatan terlaporkan ada terasa beberapa getaran," katanya.
Berdasarkan pengecekan dan sejumlah laporan masuk, kata Indra memastikan tidak ada dampak kerusakan dari gempa yang terjadi itu.
"Pusdalops pastikan di Kuningan tidak ada kerusakan akibat dampak gempa yang terjadi di Kabupaten Pangandaran,” katanya. (*)