Kamis, 28 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Telehealth, Jadi Cara Dinkes Indramayu Cegah Klaster Naskes, Agar Tak Ada Lagi yang Terpapar

Deden Bonni Koswara mengakui, klaster nakes memang menjadi elemen masyarakat yang diwaspadai.

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara saat menunjukan aplikasi Tele Sehat yang sekarang masih dalam uji coba oleh Kementerian Kesehatan, Jumat (16/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Program telehealth yang kini tengah dioptimalkan pemerintah daerah sekaligus menjadi upaya dalam memutus klaster tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com, Senin (19/10/2020).

Deden Bonni Koswara mengakui, klaster nakes memang menjadi elemen masyarakat yang diwaspadai.

Baca juga: Dinkes Indramayu Optimalkan Program Telehealth, Pasien Bisa Konsul dengan Dokter Gratis dari Rumah

Baca juga: Cara Menyembuhkan Gusi Berdarah, Lengkap Dengan Obat Alami untuk Atasi Sakit Gusi

"Jadi kami melakukan telehealth karena menyikapi pandemi ini," ujar dia.

Ia menjelaskan, tidak sedikit tenaga kesehatan di Kabupaten Indramayu yang terpapar Covid-19.

Bahkan belum lama ini satu puskesmas di Kabupaten Indramayu harus ditutup sementara untuk memutus mata rantai virus.

Deden Bonni Koswara yang sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu berharap upaya ini bisa menghindari paparan penularan virus di kalangan nakes.

Program telehealth sendiri merupakan kegiatan konsultasi jarak jauh melalui online untuk meminimalisir pertemuan antara pasien dan tenaga kesehatan.

Di Kabupaten Indramayu, program tersebut dimaksimalkan menggunakan aplikasi WhatsApp dan telepon yang sebelumnya sudah disebar oleh masing-masing instansi kesehatan.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan pun tengah menguji coba aplikasi serupa bernama Tele Sehat di sebanyak 20 provinsi, salah satunya di Provinsi Jawa Barat.

"Konsultasinya gratis. Bebas, tidak hanya Covid-19, misal kita mau konsultasi penyakit lain itu juga bisa," ujar dia.

Bisa Konsul Gratis

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu bakal mengoptimalkan program telehealth sebagai upaya meminimalisir risiko penyebaran Covid-19.

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, telehealth ini dinilai sebagai terobosan efektif dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved