Kamis, 28 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

RSUD MA Sentot Patrol Indramayu Resmi Beralih Status Milik Pemprov Jawa Barat

Pemkab Indramayu menyerahkan pengelolaan RSUD MA Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat

Tayang:
DOK. DISKOMINFO INDRAMAYU
STATUS RSUD MA SENTOT PATROL - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat penyerahan alih status RSUD MA Sentot Patrol di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (26/5/2026) 

Ringkasan Berita:

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menyerahkan pengelolaan RSUD MA Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. 


Penyerahan itu menandai status RSUD yang berada di jalur Pantura Indramayu tersebut secara resmi berubah dari aset Pemkab Indramayu menjadi aset Pemprov Jawa Barat.


Prosesi alih status itu ditandai melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Gedung Sate, Kota Bandung.

Baca juga: 100 Ucapan Selamat Idul Adha 2026 yang Penuh Makna, Cocok Dibagikan di Medsos

Baca juga: Alih Status RSUD Sentot Patrol Dibahas di Rapat Paripurna, DPRD Indramayu Beri Sejumlah Rekomendasi


Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengatakan, langkah strategis tersebut diambil sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam mengatasi stagnasi pelayanan kesehatan di RSUD MA Sentot Patrol.


"Stagnasi ini akibat keterbatasan daerah, sehingga statusnya dialihkan ke Pemprov Jabar untuk mendongkrak mutu pelayanan medis bagi masyarakat luas," kata Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5/2026).


Ia berharap, pengalihan status RSUD MA Sentot Patrol ke Pemprov Jawa Barat mampu mengoptimalkan fasilitas dan jangkauan pelayanan kesehatan yang sebelumnya kurang maksimal.


"Selama ini, pelayanannya kurang optimal. Semoga di bawah kepemimpinan Pak Gubernur rumah sakit ini akan dibangun menjadi pusat pelayanan rujukan Jawa Barat," ujar Lucky Hakim


Sementara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan, Pemprov Jawa Barat berkomitmen untuk mengembangkannya menjadi pusat rujukan kesehatan yang melayani warga Indramayu, dan sekitarnya.

Baca juga: Igor Tolic Gantikan Bojan Hodak Jadi Pelatih Kepala, Bos Persib Singgung Soal Kesinambungan


"Ini bagian dari layanan kesehatan Provinsi Jawa Barat, dan kami akan mengembangkannya menjadi Rumah Sakit Provinsi Jawa Barat yang melayani wilayah Indramayu, Subang, Majalengka, serta lainnya," kata Dedi Mulyadi.


Ia menyampaikan, alih status itu bakal membawa dampak positif ganda, di antaranya, pelayanan kepada masyarakat yang dipastikan semakin meningkat, karena didukung anggaran dan fasilitas Pemprov Jawa Barat.


Selain itu, kebijakan alih status RSUD MA Sentot Patrol tersebut juga dipastikan bakal meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu.


Selain fokus pada sektor kesehatan, dalam pertemuan tersebut Pemkab Indramayu dan Pemprov Jabar juga tampak membahas sinergi pembangunan infrastruktur jalan.


Tahun ini, Pemkab Indramayu telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 280 miliar, dan akan menambahnya di APBD Perubahan untuk memastikan akses jalan mulus, serta mendukung mobilitas warga menuju pusat layanan publik.

 

 

 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved