RSUD MA Sentot Patrol Indramayu Resmi Beralih Status Milik Pemprov Jawa Barat
Pemkab Indramayu menyerahkan pengelolaan RSUD MA Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Pemkab Indramayu menyerahkan pengelolaan RSUD MA Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat
- Penyerahan itu menandai status RSUD yang berada di jalur Pantura Indramayu tersebut secara resmi berubah dari aset Pemkab Indramayu menjadi aset Pemprov Jawa Barat
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menyerahkan pengelolaan RSUD MA Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
Penyerahan itu menandai status RSUD yang berada di jalur Pantura Indramayu tersebut secara resmi berubah dari aset Pemkab Indramayu menjadi aset Pemprov Jawa Barat.
Prosesi alih status itu ditandai melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Gedung Sate, Kota Bandung.
Baca juga: 100 Ucapan Selamat Idul Adha 2026 yang Penuh Makna, Cocok Dibagikan di Medsos
Baca juga: Alih Status RSUD Sentot Patrol Dibahas di Rapat Paripurna, DPRD Indramayu Beri Sejumlah Rekomendasi
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengatakan, langkah strategis tersebut diambil sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam mengatasi stagnasi pelayanan kesehatan di RSUD MA Sentot Patrol.
"Stagnasi ini akibat keterbatasan daerah, sehingga statusnya dialihkan ke Pemprov Jabar untuk mendongkrak mutu pelayanan medis bagi masyarakat luas," kata Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5/2026).
Ia berharap, pengalihan status RSUD MA Sentot Patrol ke Pemprov Jawa Barat mampu mengoptimalkan fasilitas dan jangkauan pelayanan kesehatan yang sebelumnya kurang maksimal.
"Selama ini, pelayanannya kurang optimal. Semoga di bawah kepemimpinan Pak Gubernur rumah sakit ini akan dibangun menjadi pusat pelayanan rujukan Jawa Barat," ujar Lucky Hakim
Sementara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan, Pemprov Jawa Barat berkomitmen untuk mengembangkannya menjadi pusat rujukan kesehatan yang melayani warga Indramayu, dan sekitarnya.
Baca juga: Igor Tolic Gantikan Bojan Hodak Jadi Pelatih Kepala, Bos Persib Singgung Soal Kesinambungan
"Ini bagian dari layanan kesehatan Provinsi Jawa Barat, dan kami akan mengembangkannya menjadi Rumah Sakit Provinsi Jawa Barat yang melayani wilayah Indramayu, Subang, Majalengka, serta lainnya," kata Dedi Mulyadi.
Ia menyampaikan, alih status itu bakal membawa dampak positif ganda, di antaranya, pelayanan kepada masyarakat yang dipastikan semakin meningkat, karena didukung anggaran dan fasilitas Pemprov Jawa Barat.
Selain itu, kebijakan alih status RSUD MA Sentot Patrol tersebut juga dipastikan bakal meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu.
Selain fokus pada sektor kesehatan, dalam pertemuan tersebut Pemkab Indramayu dan Pemprov Jabar juga tampak membahas sinergi pembangunan infrastruktur jalan.
Tahun ini, Pemkab Indramayu telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 280 miliar, dan akan menambahnya di APBD Perubahan untuk memastikan akses jalan mulus, serta mendukung mobilitas warga menuju pusat layanan publik.
| Jelang Idul Adha 2026, Pemkab Indramayu Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban |
|
|---|
| Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Jalan, Pemkab Indramayu Gencarkan Program Betonisasi Jalan |
|
|---|
| Pemkab Indramayu Salurkan Bantuan Kursi Roda Kepada Penyandang Difabel di Juntinyuat dan Lelea |
|
|---|
| Siswi SDN Jatibarangbaru Lolos ke Grand Final Asian Talent 2026, Ini Tanggapan Bupati Indramayu |
|
|---|
| Bantu Korban Kebakaran di Tukdana, Bupati Indramayu Serahkan Bantuan Stimulan Rehabilitasi Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Bupati-Indramayu-Lucky-Hakim-dan-Gubernur-Jawa-Barat-Dedi-Mulyadi-saat-penyerahan-alih-statusF.jpg)