Selasa, 21 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kendaraan Dinas Wakil Ketua DPRD Kuningan Terlibat Kecelakaan, Anak Buah Prabowo Luka Ringan

Unit kendaraan mobil dinas pimpinan DPRD Kuningan, Dede Ismail dikabarkan terlibat kecelakaan lalu lintas.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Unit kendaraan mobil dinas pimpinan DPRD Kuningan, Dede Ismail dikabarkan terlibat kecelakaan lalu lintas. 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Unit kendaraan mobil dinas pimpinan DPRD Kuningan, Dede Ismail dikabarkan terlibat kecelakaan lalu lintas.
Hal itu terjadi di Jalan tol arah balik dari daerah Semarang menuju Cirebon.
“Kalau lokasi kejadian tidak tahu dimananya,” ungkap Deden salah seorang pegawai DPRD Kuningan saat dihubungi tadi, Senin (19/10/2020) sore.
Alasan tidak mengetahui persis, kata dia, bertolaknya pimpinan DPRD Kuningan itu dalam kegiatan kunjungan kerja di ke Semarang.
“Iya beda rombongan,” kata dia.
Dalam agenda terjadwal sebelumnya, kata dia, pimpinan dan anggota DPRD Kuningan yang ikut kunjungan kerja ke Semarang.
”Itu tergabung dalam panitia khusus,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi Dede ismail menjawab singkat bahwa kecelakaan terjadi tidak begitu berat.
“Iya gak apa – apa, maaf ya ini lagi diurut,” jawab Deis sapaan akrab Ketua DPC Gerindra Kuningan.
Sementara tidak lama kemudian, diketahui kondisi unit kendaraan dinas jenis jeep merk Toyota fourtuner, yang dikemudikan ipan, sopir pribadinya, mengalami kerusakan di beberapa bagian atau part mobil tersebut.
Seperti bagian depan kanan yang menimbulkan kerusakan pada lampu dan bamper. Tidak hanya itu, kerusakan disusul dengan retak kaca muka bagian depan kursi samping sopir. 
Kecelakaan yang melibatkan unit kendaraan mobil dinas DPRD Kuningan ini diduga sangat keras.
Pasalnya, air bag keluar dari bagian depan sopir dan sampingnya. 
Kecelakaan di Tol Cipali

Sebelumnya terjadi ecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Cipali KM 112 jalur B tepatnya di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang, Minggu (18/10/2020).

Kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan. Dua kendaraan diantaranya tidak diketahui karena diduga meninggalkan tempat kejadian. Satu kendaraan lagi, melibatkan Toyota Alphar B 1612 WMV rusak.

"Satu orang luka berat dan luka ringan. Tidak ada korban jiwa. Keduanya warga Kota Gede DI Yogyakarta, Ahmad Hanafi Rais dan Ferdian Yudha Pratama," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Chaniago via ponselnya, Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Mpok Atiek Rela Datang dari Jakarta Demi Dukung Nina Agustina Jadi Bupati Indramayu, Ungkap Hal Ini

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Kuningan Bertambah 4, per Minggu 18 Oktober 2020, Total 772 Kasus

Ia menerangkan, peristiwa itu bermula saat salah satu kendaraan yang tidak diketahui identitasnya itu datang dari arah Palimanan menuju Cikopo di jalur cepat.

"Kemudian menabrak kendaraan kedua korban, Toyota Alphard‎ dari arah belakang. Kemudian, mobil korban oleng kiri dan menabrak truk yang tidak diketahui identitasnya karena diduga meninggalkan lokasi kejadian," ucap dia.

Informasi yang dihimpun, Ahmad Hanafi Rais merupakan anak pertama dari politisi Amien Rais.

‎Adapun Ahmad Hanafi Rais menumpang kendaraan tersebut yang dikendarai oleh Ferdian Yudha Pratama.

 Sopir dari anak Amien Rais, Hanafi Rais, Ferdian Yudha Pratama ikut serta dalam korban kecelakaan di Tol Cipali KM 112.900 tepatnya di wilayah Subang, pukul 03.00 WIB, Minggu (18/10/2020).

Sosok anak Amein Rais itu mengalami luka robek dan luka di bagian perut.

Ferdian Yudha Pratama menuturkan kecelakaan terjadi ketika ada kendaraan yang menabrak mereka dari arah Cirebon menuju Jakarta, sehingga dirinya pun menabrak kendaraan lain di depannya.

Baca juga: Cara Ampuh Mengatasi Tekanan Darah Tinggi, Lakukan 7 Hal Ini, Penderita Hipertensi Bisa Coba Nih

"Kami dalam kecepatan tinggi. Ada kendaraan yang mau menyalip di lajur kanan. Kami gak sempat menghindar. Jadi, kami menabrak terus dan ditabrak dari belakang," ujarnya di RS MH Thamrin.

Ferdian menegaskan tidak dalam kondisi mengantuk saat membawa mobil tersebut. Sedangkan Hanafi tengah beristirahat di bangku kedua.

"Saya gak ngantuk karena baru istirahat di rest area Cirebon," katanya.

Baca juga: Cara Ampuh Mengatasi Tekanan Darah Tinggi, Lakukan 7 Hal Ini, Penderita Hipertensi Bisa Coba Nih

Berdasarkan informasi, Hanafi Rais tengah melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta usai menghadiri acara keluarganya. (*

Hanafi Rais jadi korban kecelakaan

 Putra Amien Rais, Hanafi Rais yang mengalami luka berat dalam kecelakaan di Tol Cipali KM 112.900 masih menjalani perawatan oleh tim medis.

Sejumlah pemeriksaan pun dilakukan dan hasilnya ada penurunan hemoglobin (Hb).

Dokter jaga IGD RSU Abdul Radjak Purwakarta yang menangani Hanafi, Yuli Kurnia menyebut Hanafi Rais mendapatkan luka robek di bagian dahi dan ada luka memar di perut bagian kiri bawah.

Baca juga: Mpok Atiek Beri Dukungan Untuk Nina Agustina, Ngaku Kagumi Hal Ini dari Sang Putri Mantan Kapolri

"Keluhan nyeri di perut dan sakit kepala. Kami sudah lakukan penanganan sesuai prosedur dilakukan CT scan, lalu diperiksa darah. Saat pemeriksaan darah terjadi penurunan hemoglobin sehingga kami curiga ada luka di dalam perut," katanya, Minggu (18/10/2020).

Selanjutnya, Yuli pun menyebut dokter bedah sempat melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.

Korban pun mesti segera dilakukan pemeriksaan USG pada bagian perut untuk mengetahui adanya pendarahan di dalam perut atau tidaknya.

Baca juga: Kecelakaan Terjadi di Tol Cipali KM 112, Ahmad Hanafi Rais, Anak Amien Rais Jadi Korban

"Kami sarankan beliau melakukan USG karena penurunan hemoglobin yang dikhawatirkan ada pendarahan di perut. Hb normalnya 14. Tapi, pak Hanafi Rais turun terus tadi 13,7 turun ke 12,1 setiap dua jam. Dan kami cek terakhir di 11,4," katanya.

Lantaran kondisi peralatan di RS Thamrin sedang libur dan tak mendapat melakukan USG, korban pun kemudian dirujuk ke rumah sakit yang bisa beroperasi.

"Maaf alat kami sedang libur jadi pasien dirujuk ke RS Siloam yang bisa beroperasi," ujarnya. (*)

 
 
 
Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved