Pegawai BRI Kuningan Positif Corona
VIDEO - 11 Karyawan BRI Kuningan Positif Covid-19, Kantor Unit Kadugede dan Ciawi Ditutup 5 Hari
Sebanyak 11 karyawan BRI Unit Kadugede terkonfirmasi positif Covid-19. Klaster terjadi pada karyawan BRI itu terjadi pada unit BRI Kadugede dan Ciawi.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Menyinggung soal razia wajib masker, kata dia, terus dilakukan hingga disetiap daerah.
"Ini merupakan instruksi Presiden langsung," katanya.
Sebelumnya, Tim Crisis Centre Covid19 Kuningan merilis, hingga saat sekarang ada sebanyak 182 orang terkonfirmasi positif covid 19, Rabu (16/9/2020).
Demikian hal itu disampaikan Juru Bicara Tim Crisis Centre Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kuningan, Agus Maulidin kepada awak media melalui Whatsapps Group Corona Centre Kuningan.
Agus menjelaskan, untuk kasus suspek total 2123 orang dengan jumlah Discarded ada sebanyak 2084 orang dan masih dalam masa karantina ada sebanyak 39 orang. "Total Rapid Positif ada 187 orang dan masih karantina sebanyak 27 orang," kata Agus.
Disusul dengan jumlah sembuh rapid positif ada sebanyak 149 orang, dengan jumkah yang meninggal rapid positif sebanyak 11 orang.
"Dalam kasusu ini, baik rapid positif konfirmasi, kasus suspek menjadi probable, meninggal suspek jadi meninggal konfirmasi itu semua nihil. Kemudian dalam kasus ini jenis kelamin darib Laki-Laki sebanyak 1365 orang dan Perempuan ada 758 orang," ujarnya.
Rincian kasus konfirmasi itu total ada sebanyak 182 orang, dengan discarded ada sebanyak 130 orang dan jumlah karantina ada sebanyak 44 orang.
"Kemudian untuk kasus yang meninggal hingga kini tercatat ada sebanyak 8 orang. Dalam kasus terkonfirmasi jenis kelamin dari Laki-Laki ada sebanyak 101 orang dan Perempuan sebanyak 81 orang," ujarnya.
Mengenai kasus probable total kasus ada sebanyak 7 orang, dengan jumlah discarded ada 4 orang.
"Masih karantina nihil dan jumlah yang meninggal ada sebanyak 3 orang. Kasus probable jadi konfirmasi ada penambahan 1 orang dan kasus meninggal probable jadi konfirmasi tidak ada penambahan, mereka berjenis kelamin Laki-laki sebanyak 3 orang dan Perempuan ada 4 orang," ujarnya.
Kemudian untuk kasus kontak erat, kata Agus, total ada sebanyak 624 orang dengan discarded sebanyak 605 orang dan masih karantina sebanyak 19 orang.
"Mereka berjenis kelamin Laki-laki sebanyak 307 orang dan Perempuan ada 317 orang," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Hj Susi Lusiyanti mengatakan, hingga saat ini jumlah lembaga medis yang sempat mengalami penutupan dalam melayani masyarakat.
"Seperti Rumah Sakit Umum Daerah, dan sebanyak tiga puskesmas yang tersebar di Kuningan. Namun kini, pelayanan kesehatan sudah kembali berjalan normal," ungkapnya. (*)