Sejarah G30S PKI
Tengku Zulkarnain Berani Bilang Rezim Jokowi Mirip Soekarno, Sama-sama Memberikan Panggung untuk PKI
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Ustaz Tengku Zulkarnain angkat bicara terkait G30S PKI.
Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Berlanjut, Fadli menyebut pernyataan Ilham Aidit salah besar soal undang-undang PMA yang adalah produk dari pemerintahan Presiden Soeharto.
"Yang menandatangani undang-undang nomor 1 penanaman modal asing, otu adalah Presiden Soekarno, tanggal 10 Januari tahun 67, Pak Ilham" jelas Fadli.
Lantas Ilham Aidit memberikan tanggapan, Fadli dengan sigap meminta untuk mengecek faktanya dulu.
"Anda jangan bolak balik itu, ya itu jelas, nanti saya bicara dulu, anda buka google aja dulu" tegas Fadli Zon dalam acara Indonesia Lawyers Club malam itu.
Bahkan, Fadli Zon bahkan membeberkan hasil klarifikasinya langsung kepada Soeharto soal pertemuan dengan Kolonel Abdul Latief.
Salah satu narasumber yang menarik perhatian yakni Fadli Zon yang mengungkapkan sejumlah kebohongan terkait
sejarah kelam pembantaian tersebut termasuk soal Kolonel Abdul Latief yang memberikan laporan ke Soeharto soal kejadian tersebut.
Awalnya Fadli Zon memastikan tidak perlu lagi memperdebatkan siapa sosok yang terkait dalam pembantaian jenderal dan sejumlah tokoh Islam.
Terutama jika masyarakat berspekulasi jika pemerintah lah yang mengendarai PKI itu.
"Tidak ada yang bertanggungjawab atas aksi kudeta tersebut.
Ya semuanya tanggungjawab PKI itu sendiri," katanya.
Anak buah Prabowo itu juga mengungkapkan hasil pemelitiannya yang dituangkan dalam bukunya,
bahwa sebenarnya PKI ditunggangi oleh pasukan Belanda saat itu.
Makanya saat akan ditangkap, pelaku pembantaian, dilindungi pasukan Belanda.