Lima KKB Berkumpul di Intan Jaya, Pakai Tameng Hidup untuk Bertahan, Kapolda Papua Akui Kesulitan
Polda Papua mencatat 46 aksi kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata tercatat sepanjang 2020.
"Yang kita ikuti selama ini memang mereka aktif untuk memperjuangkan pelurusan sejarah dan lainnya, tetapi ujung-ujungnya mereka minta pemisahan diri dari NKRI," ungkapnya.
Saat ini, KNPB dipimpin Victor Yeimo yang masuk dalam daftar pencarian orang Polda Papua terkait kerusuhan Jayapura pada 29 Agustus 2019.
Sementara ULMWP dibentuk dan dipimpin Benny Wenda yang kini tinggal di Inggris. Benny Wenda merupakan narapidana yang kabur dari Lapas Abepura pada 27 Oktober 2002. Ia kini menyandang status warga negara Inggris.
Paulus menambahkan, KNPB dan ULMWP masih aktif berkoordinasi dan merancang sejumlah aksi di Papua, termasuk kerusuhan Jayapura 29 Agustus dan kerusuhan Wamena pada 23 September 2019.
"Mereka ini yang terus melakukan aksi-aksinya dan itu sudah lama mereka membentuk jaringan-jaringan dan mereka juga membentuk wadah-wadah kelembagaan," kata Paulus.
Kurang harmonis
Dalam wawancara Kompas.com dengan mantan Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Dax Sianturi terungkap, aparat keamanan beberapa kali menyadap komunikasi KKB dengan kelompok separatis, khususnya ULMWP.
Dari hasil penyadapan, Dax mengatakan, Goliat Tabuni yang merupakan pimpinan tertinggi KKB tak memiliki hubungan harmonis dengan ULMWP. Keduanya diduga saling memanfaatkan.
"Dari beberapa catatan komunikasi yang kita dapatkan, jelas Goliat Tabuni tidak mendukung Benny Wenda yang ada di Inggris. Kalau sebutan Goliat untuk Benny Wenda, dia berjuang hanya untuk mencari jabatan presiden Papua," ujarnya.
Menurut Dax, diplomasi yang dilakukan Benny Wenda ke beberapa organisasi dunia dan beberapa negara hanya untuk kepentingan pribadi. Sedangkan KKB, kata Dax, berusaha mencari posisi tertinggi di organisasi.
"Masing-masing ingin menunjukkan, saya loh yang paling berjasa, kalau yang di luar negeri untuk mencari dana sedangkan yang ada di hutan ingin menunjukan eksistensinya," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perkembangan KKB di Papua, Kapolda: Tersisa Tujuh Kelompok yang Masih Aktif", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2020/09/30/20263471/perkembangan-kkb-di-papua-kapolda-tersisa-tujuh-kelompok-yang-masih-aktif?page=all#page2.
Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi
Editor : Dheri Agriesta
Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L