Breaking News:

Surat Nikah dan Akta Cerai Soekarno & Inggit Garnasih Diserahkan ke Negara, Kompensasi Belum Diputus

Setelah diserahkan kepada negara, katanya, akan lebih baik jika surat tersebut disimpan di Gedung Arsip Nasional, bukan di fasilitas Pemprov Jabar.

Istimewa
Surat nikah dan surat cerai Bung Karno dan Inggit Garnasih milik keluarga Inggit Garnasih di Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan sudah menerima kedatangan keluarga besar Inggit Garnasih untuk menyerahkan surat nikah dan akta cerai Bung Karno atau Soekarno dan Ibu Inggit Garnasih kepada negara.

"Siang ini saya menerima kedatangan keluarga besar Ibu Inggit Garnasih yang menyampaikan kesepakatan mayoritas keluarga (para cucu Ibu Inggit ternyata ada 7 orang dari 2 anak angkat Bu Inggit) untuk menyerahkan surat nikah dan akta cerai Bung Karno dan Ibu Inggit Garnasih kepada negara. Tidak untuk dijual kepada kolektor pribadi," kata Ridwan Kamil melalui akun instagramnya, Senin (28/9).

Pemerintah sendiri, katanya, berencana mengganti biaya penyerahan dokumen tersebut sebagai kompensasi kepada keluarga besar Inggit Garnasih. Besaran kompensasinya pun disesuaikan dengan peraturan yang berlaku.

"Bahwa negara nanti akan mengganti biayanya, keluarga besar menyerahkan kepada aturan dan regulasi yang ada. Insya Allah jika semua rencana berjalan baik," katanya.

Setelah diserahkan kepada negara, katanya, akan lebih baik jika surat tersebut disimpan di Gedung Arsip Nasional, bukan di fasilitas Pemprov Jabar. Hal ini mengingat bahwa Soekarno adalah Bapak Bangsa Indonesia.

"Kami akan proses secara prosedural di mana menurut hemat kami, dokumen bersejarahnya akan afdal jika disimpan di Gedung Arsip Nasional, bukan di lingkungan Pemprov Jawa Barat," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan terus menjajaki kesepakatan dengan keluarga almarhumah Inggit Garnasih mengenai penjualan surat nikah dan surat perjanjian cerai antara Presiden Pertama RI Soekarno dengan Inggit Garnasih.

"Memang belum ada kesepakatan, tapi kita akan terus berupaya. Karena pada dasarnya, sesuatu yang bersifat bersejarah luar biasa, seharusnya dengan ikhlas diberikan kepada institusi kenegaraan," kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini saat ditemui di Youth Center SPORT Jabar Arcamanik, Jumat (25/9).

Hal ini, katanya, pernah mengemuka saat dirinya menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Hanya saja, untuk membeli sebuah barang menggunakan uang negara, prosedurnya tidaklah sederhana.

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved