Breaking News:

Polisi Majalengka Tangkap Pelaku Jual Beli Satwa yang Dilindungi, Berawal dari Laporan Masyarakat

Keduanya masing-masing berasal dari Kota Bandung berinisial W (59) dan warga asal Kabupaten Bantul berinisial S (41).

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Dua Pelaku penjual hewan dilindungi berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka berhasil ungkap pelaku jual beli hewan yang dilindungi di Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Kamis (24/9/2020).

Keduanya masing-masing berasal dari Kota Bandung berinisial W (59) dan warga asal Kabupaten Bantul berinisial S (41).

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim AKP Siswo DC Tarigan menuturkan, pelaku ditangkap di Jalan Siliwangi, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka pada hari Kamis, 24 September 2020 lalu.

Kisah Kolonel Latief Lapor ke Soeharto Adanya Gerakan Menghabisi Jenderal TNI AD, Tapi Tak Digubris

Selama Sepekan, Ada 615 Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 di Kuningan

Saat itu, petugas menemukan satwa dilindungi, yakni dua burung tiong emas serta uang tunai tujuh ratus ribu rupiah hasil penjualan burung cucak ijo.

"Barang bukti kita sudah amankan, sementara pelaku kami tahan di Polres Majalengka untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," ujar AKBP Bismo, Senin (28/09/2020).

Disampaikan dia, penangkapan penjual satwa dilindungi ini bermula adanya informasi dari masyarakat.

Ini Sosok Suami Siri Meggy Wulandari, Menikah Sebulan Setelah Meggy Cerai dari Kiwil

Kemudian, polisi langsung bergerak cepat dan melakukan penyelidikan.

"Pada saat penyelidikan polisi berhasil menemukan dua buah burung tiong emas yang disatukan dengan burung yang tidak dilindungi," ucapnya.

Saat ini, dua pelaku tersebut sudah diamankan dan berada di ruang jeruji besi.

Deretan Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Penderita Hipertensi, Ampuh Atasi Tekanan Darah Tinggi

"Perbuatan pelaku dinilai melanggar pasal 21 ayat 2 Huruf a Jo Pasal 40 ayat 2 Undang-Undang RI No. 05 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dan menjual satwa dilindungi tersebut diancam lima tahun penjara," tandas Kapolres.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved